SOLO, MettaNEWS – Dinas perhubungan (Dishub) kota Solo memprediksi volume kendaraan masa pada saat arus mudik Lebaran 2022 naik hingga 91,46 persen dengan jumlah 7,4 juta kendaraan, dibandingkan dengan Hari Raya Idul Fitri saat pandemi Covid-19.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Solo, Ari Wibowo dalam informasi tertulis Selasa (19/4/2022) mengatakan, pencatatan kenaikan jumlah kendaraan masa pada saat arus mudik Lebaran 2022 ini, didasari pertimbangan euforia masyarakat setelah 2 tahun tidak mudik.
“Tak hanya itu adanya pertambahan penduduk dan pertambahan kendaraan bermotor, fasilitas infrastruktur yang sudah baik dan manajemen rekayasa lalulintas yg akan diterapkan, dapat membuat kenaikan jumlah kendaraan masa meningkat drastis,” ujarnya
Fasilitas infrastruktur yang dimaksud ialah seperti perbaikan jalan tol, jembatan, jalan nasional yang sekarang dalam kondisi baik, kemudian untuk manajemen rekayasa lalulintas yg akan diterapkan itu seperti dibukanya banyak exit tol, one way saat mudik dan arus balik.
Sebelumnya, Ari Wibowo telah menampilkan data dari dishub solo untuk volume kendaraan saat mudik di tiga tahun kebelakang yakni tahun 2019, 2020 dan 2021, yang terhitung dari H-7 hingga H+7 lebaran.

Dari data tersebut terlihat, penurunan volume kendaraan terjadi saat masa pandemi yaitu pada 2020, penurunan di tahun tersebut tertulis sebanyak 46,09 persen dari tahun 2019 yang berjumlah 7,228,039 kendaraan menjadi 3,896,449 pada 2020.
Di tahun selanjutnya 2021 mengalami penurunan kembali namun sangat sedikit yaitu sebesar 6,17 persen dari tahun 2020. Penurunan ini dari 3,896,449 kendaraan menjadi 3,655,969 kendaraan.
Dan terakhir prediksi kenaikan jumlah kendaraan pada tahun 2022 ini akan sebanyak 91,46 persen yaitu dari 3,655,969 menjadi 7,400,000an kendaraan yang akan memasuki kawasan solo.







