Leani Ratri dan Subhan Optimistis Pertahankan Tradisi Emas di Polytron Indonesia Para Badminton International 2025

oleh
Polytron Indonesia Para Badminton International 2025
Leani Ratri Oktila bersiap menunjukkan performa terbaiknya pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 | Dok. Indonesia Para Badminton International

JAKARTA, MettaNEWS – Sebagai salah satu andalan tim Indonesia, Leani Ratri Oktila siap kembali menunjukkan performa terbaiknya pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025.

Peraih medali emas Paralimpiade Paris 2024 ini akan turun di tiga nomor — Tunggal Putri SL 4, Ganda Putri SL 3 – SU 5 bersama Khalimatus Sadiyah, serta Ganda Campuran SL 3 – SU 5 berpasangan dengan Hikmat Ramdani.

Ratri menilai, peningkatan level turnamen tidak hanya membawa gengsi lebih besar, tetapi juga menambah tingkat kesulitan kompetisi, karena diikuti oleh 24 negara dengan pemain-pemain unggulan dunia.

Peringkat 1 dunia Ganda Putri SL 3 – SU 5 bersama Khalimatus Sadiyah (per 21 Oktober 2025) ini berharap mampu mempertahankan tradisi emas dan memperkuat dominasi Indonesia di kancah para badminton internasional.

“Naiknya level turnamen menjadi Grade 2 Level 1 tentu sangat membanggakan bagi kami atlet para badminton Indonesia. Selain membuat kami semakin percaya diri karena bisa bertanding pada level tertinggi di negara sendiri, ini juga menjadi motivasi besar bagi atlet muda untuk terus berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujar Ratri.

Lebih lanjut, Ratri mengaku optimistis Indonesia tetap mampu mempertahankan tradisi juara umum yang telah diraih dalam tiga tahun terakhir.

“Tahun ini persaingan akan jauh lebih sengit karena jumlah peserta meningkat dan banyak negara besar ikut turun. Tapi saya yakin Indonesia memiliki kekuatan merata di hampir semua nomor. Saya pribadi menargetkan bisa meraih tiga medali emas, semoga hasil terbaik dapat kembali dipersembahkan untuk Indonesia,” tutur unggulan dua SL 4 PIPBI 2025.

Senada dengan Ratri, Juara Ganda Campuran dan Tunggal Putra SH 6 gelaran tahun sebelumnya, Subhan juga sangat percaya diri bahwa skuad Merah Putih sanggup mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya di Polytron Indonesia Para Badminton 2025.

Selain itu, Subhan juga mewaspadai negara-negara yang berpotensi menjadi pesaing tangguh Indonesia dalam meraih medali emas.

“Bertambahnya jumlah negara peserta yang bertanding di Polytron Indonesia Para Badminton 2025 tentu akan membuat persaingan dalam perebutan medali emas semakin ketat,” ujar Ratri.

“Namun, saya optimistis Indonesia masih mampu menjadi yang terbaik di nomor-nomor unggulan seperti tunggal putra dan ganda campuran SH 6, tunggal putra SL 4 dan SU 5, tunggal putri SL 3 dan SL 4, ganda putri SL 3 – SU 5, dan ganda campuran SL 3 – SU 5,” terangnya.

Ia menargetkan untuk dapat menyumbangkan dua emas dari nomor SH 6. Kekuatan negara-negara seperti India, Thailand, dan Malaysia tak ingin ia pandang sebelah mata.

“Mereka memiliki atlet-atlet bagus. Khusus di nomor SH 6, Thailand adalah salah satu pesaing terberat,” ujarnya.

Di samping itu, Subhan menyambut positif adanya prize money yang diberikan oleh penyelenggara untuk peraih medali Polytron Indonesia Para Badminton 2025 yang dianggap menambah motivasi.

Ia juga mengungkapkan ajang ini sekaligus menjadi pemanasan sebelum menghadapi ASEAN Para Games ke-13 yang akan berlangsung di Thailand pada Januari 2026.

“Atlet senior maupun atlet junior tentu akan lebih termotivasi untuk mengerahkan kemampuan terbaik saat bertanding karena bermain di negara sendiri, ada dukungan mayoritas masyarakat, ditambah adanya prize money yang selalu diberikan setiap tahun,” terang Subhan.

“Selain itu, kami pun menjadikan Polytron Indonesia Para Badminton 2025 sebagai uji coba yang bagus sebelum ASEAN Para Games di Thailand pada awal tahun depan. Terlebih negara kuat di ASEAN seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura juga datang ke Solo,” ujarnya.

Tentang POLYTRON

POLYTRON adalah perusahaan terbesar dan terkemuka di bidang elektronik di Indonesia. Kekuatan POLYTRON ada pada suara, kualitas dan inovasi.

POLYTRON memiliki tiga lokasi pabrik yang terpisah, yaitu Kudus yaitu Krapyak dan Sidorekso serta Sayung, Demak yang merupakan pabrik kulkas terbesar di Jawa Tengah.

Dengan jumlah total karyawan berkisar 10.000 orang, 19 kantor perwakilan, 7 authorized dealer, dan 61 service center meliputi seluruh Indonesia.

Dalam perjalanan panjangnya, POLYTRON telah berhasil menjadi ikon dalam dunia teknologi di Indonesia. POLYTRON telah mengukir jejaknya sebagai salah satu produsen elektronik terkemuka yang menghadirkan inovasi-inovasi revolusioner sejak September 1975.

Produk-produknya terdiri dari audio atau speaker, video seperti televisi, peralatan rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci, air conditioner dan lainnya, hingga kendaraan/motor listrik.

Disamping produk-produknya yang berkualitas dan inovatif, POLYTRON juga tak lupa akan pelayanan after sales dan informasi produk terkini.

POLYTRON telah merambah kanal pembelian online baik yang ada di website resmi Polytron.co.id maupun di kanal e-commerce official store.