SOLO, MettaNEWS – Gelaran seni dari berbagai artisan Solo Art Market (SAM) telah berlangsung hingga seri ke 15, Minggu (29/5). Gelaran seni ini diikuti oleh 69 artisan dari berbagai wilayah Solo dan sekitarnya. Masih menggunakan lokasi yang sama yakni jalur Pedestrian Koridor Ngarsapura, Solo hal ini menjadi titik perhatian Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Selain meninjau dan mendatangi para artisan, Gibran juga berdiskusi ringan dengan Koordinator SAM, Heru Mataya. Mendapat masukan dari salah seorang artisan, Gibran dan Heru mencoba untuk mengolah masukan tersebut menjadi bahan evaluasi gelaran SAM.
“Solo Art ini bagi Mas Gibran menarik karena ini menjadi salah satu pameran di ruang publik di jalur pedestrian. Dan kedepannya mau dikembangkan lagi untuk bagaimana jalur pedestrian ini bisa dimaksimalkan kembali diatur lalu lintasnya,” ucap Heru Mataya saat ditemui di SAM, jalur pedestrian Ngarsapura, Solo, Minggu (29/5/2022).
Heru menyebut kendala parkir di gelaran SAM tersebut akan ditata kembali untuk memperluas lokasi.
“Masyarakat bisa jalan kaki menikmati pameran dari para kreator dari Solo Art Market,” terangnya.
Para artisan SAM yang merasa senang dengan kesempatan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk dapat menempati ruang publik sebagai ruang pameran. Namun para artisan juga meminta Gibran untuk merutinkan gelaran SAM.
“Ini acara mandiri yang bekerjasama dengan pemerintah untuk fasilitas tempat dan mereka mengharapkan acara ini bisa lebih sering diadakan,” ucapnya.
Heru menyebut, Gibran selalu hadir di gelaran SAM untuk memberikan semangat kepada para artisan.
“Pesertanya ada 69 ini dari Soloraya dari Jogja, Semarang, Salatiga. Tadi Mas Gibran juga beli (karya artisan) ampir semua dibeli ya. Sebenarnya pengin diberikan (oleh artisan) tapi sebagai bagian dari penghormatan karya para kreator juga,” tutup Heru Mataya.
Berdasarkan pantauan MettaNEWS, lahan parkir pada gelaran SAM ini masih memanfaatkan koridor pedestrian dan lahan parkir di Pasar Triwindu maupun Pasar Ngarsapura maupun kafe yang berada di jalur yang sama dengan gelaran SAM.
SAM yang digelar sejak 09.00 pagi ini tak banyak didatangi pengunjung hingga siang hari. Sehingga perihal parkir masih bisa diatasi karena lahan parkir lumayan luas. Namun saat sore hari, pengunjung mulai memadati area SAM. Sehingga ketersediaan lahan parkir memang dibutuhkan agar pengunjung tidak terlalu memadati koridor pedestrian yang digunakan untuk SAM.







