BLORA, MettaNEWS – Kontingen angkat berat kembali menambah perolehan medali untuk Kota Solo pada Porprov 2023.
Pada Selasa (8/8/2023) 3 atlet menambah medali. Insani Damba Setiaji kelas 66 kilogram (kg) mendapat perak, Deo Tessa Ananda kelas 47 kg (perak) dan emas dari Adven Hindarto kelas 74 kg.
Deo yang juga ketua pengkot cabor atlet berat mengaku meskipun kontingen nya sudah mendapat 1 emas ia cukup kecewa dengan perolehan pribadinya.
“Saya peringkat 2 dapat perak. Nyeseknya itu cuma kalah 2.5 kg dr juara emas,” ujarnya kecewa.

Deo bercerita saat itu ia mengangkat beban dengan berat 112 kg. Berhasil ia angkat namun 2 wasit mengangkat bendera merah sehingga juri menyatakan Deo salah mengangkat.
“Saya sudah terbiasa angkat 120 kg. Pas pertandingan itu bebannya 112 kg. Menurut saya ya sudah berhasil saya angkat. Kaget juga waktu wasit menyatakan saya salah angkat,” ujarnya.
Tidak menyerah Deo dan tim nya melihat ulang youtube live pertandingan. Dari situ juga tidak menemukan kesalahan. Namun saat protes juri tidak menerima dan tetap jadi juara 2.
“Nyesek, total nilai saya 247.5 kg sementara juara emas 250 kg. Cuman kalah 2.5 kg kecewa banget,” ungkapnya dengan menahan tangis.
Kekecewaan Deo dibalas dengan keberhasilan Adven rekan se tim nya menyabet emas untuk kelas 74 kg putra.
“Saya merasa kurang maksimal harusnya bisa lebih dari itu. Persiapan sudah setahunan ini,” ujar Adven.
Adven menyebut pada Porprov ini semua kontingen mempunyai kekuatan yang rata. Sehingga persaingan berjalan ketat.
“Masih ada pertandingan di nasional (PON). Yang penting tetap semangat,” kata ayah satu putra ini.
Saat ini atlet kelahiran 6 Desember 1991 ini bekerja dengan status outsourcing satpam di Dinas Pemuda dan Olahraga Surakarta.
“Selain itu kami juga berharap Pemerintah Kota lebih semangat memperhatikan para atlet berprestasi. Karena kami betul-betul banting tulang untuk membela nama kota. Kami harus membagi waktu dan tenaga antara bekerja dan latihan,” tutur ayah dari Lionel ini.
Angkat berat Kota Solo mengirim 9 atlet. Yakni Ilham Setyo Saputro kelas 59 kilogram (kg), Sarjanto (66 kg), Insani Damba Setiaji (66 kg), Adven Hindarto (74 kg) dan Dwi Prasetyo Nugroho (83 kg). Sedangkan untuk putri ada nama Deo Tessa Ananda di kelas 47 kg, Jesika Maharani (52 kg), Dekra Pasha Ananda (57 kg) dan Nabila Zahra Ramadhani (76 kg).








