Kompetisi Liong dan Barongsai di Solo, FOBI Kerahkan Defile 30 Barongsai

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) akan menggelar kompetisi Liong dan Barongsai, Selasa (20/8/2024) di Solo Paragon Mall. Sebanyak 7 sasana Liong dan.Barongsai mengikuti kompetisi yang dimeriahkan Defile 30 Barongsai

Kompetisi tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus mengenalkan suasana lomba olahraga liong dan barongsai.

Ketua FOBI Solo, Henry Susanto, menyampaikan pada media bahwa kesenian barongsai dan liong ini sudah dilombakan di tingkat nasional dan internasional.

“Juga di PON (Pekan Olahraga Nasional) Aceh dipertandingkan, bahkan di ajang ASEAN Games mendatang juga akan ada,” jelasnya.

Henry menyebut pembinaan barongsai dan liong di Solo Raya sudah bagus. Hanya saja belum merata.

“Masih banyak sasana barongsai dan liong di Solo Raya yang belum mengikuti kejuaraan. Selama ini yang biasa ikut kejuaraan hanya Sasana Tripusaka. Baru tahun 2023, Sasana Budi Dharma dan Samapta Polresta juga sudah ikut berlomba pada ajang Kejuaraan tingkat provinsi Jawa Tengah,” bener Henry.

Untuk penjurian, lanjut Henry mengacu pada peraturan yang telah disepakati. Meskipun peserta kompetisi ini hanya lingkup Solo Raya.

“Tapi juri tidak sepenuhnya menggunakan pedoman yang berlaku. Karena banyak sasana yang belum pernah ikut lomba,” tegasnya.

Meskipun acara ini tujuan utamanya hanya ingin memeriahkan HUT RI saja namun pihaknya juga ingin agar para pemain merasakan suasana lomba.

Tujuh sasana yang akan bertanding tersebut adalah Sasana Tripusaka, Macan Putih, Budi Dharma, Samapta Polresta Surakarta, Tian En (Karunia Yang Maha Kuasa / KMK), Luwes Group, dan Singa Mutiara.

“Acara akan sangat manarik dengan hadirnya defile barongsai dan liong keluar secara bersamaan. Ada 30 barongsai, ini jarang di Solo karena biasanya hanya 10 barongsai di satu event,” tuturnya.

Sekretaris FOBI Solo Adjie Chandra menambahkan event ini juga menjadi sarana pembinaan untuk mengembangkan kesenian Barongsai dan Liong di Kota Solo.

“Barongsai itu olahraga sekaligus hiburan dan seni. Tdak hanya milik etnis Tionghoa saja. Bahkan pemain barongsai di Sasana Tripusaka ini, banyak yang bukan Tionghoa dan mereka juga lintas agama,” pungkas Adjie Chandra.