SEMARANG, MettaNEWS — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Halaqah Ulama, Halalbihalal, serta Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Baznas se-Jawa Tengah di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (9/4/2026).
Menurut Luthfi, berbagai capaian positif di Jawa Tengah, mulai dari penurunan angka kemiskinan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, tidak lepas dari kontribusi nyata Baznas dalam mendukung program pemerintah.
“Banyak program Baznas yang langsung menyentuh masyarakat, seperti bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, modal usaha, beasiswa, pelatihan kerja, hingga bantuan bagi korban bencana,” paparnya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Dalam hal ini, peran MUI sebagai representasi ulama dan Baznas sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah dinilai sangat strategis.
Ketua MUI Jawa Tengah sekaligus Ketua Baznas Jateng, Ahmad Daroji, menyampaikan bahwa pengelolaan zakat yang baik terbukti mampu meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta mendukung program pengentasan kemiskinan pemerintah.
“Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata,” jelasnya.
Dalam Rakorpim tersebut, juga dibahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan zakat, termasuk fatwa mengenai zakat profesi, perluasan makna sabilillah, hingga inovasi pengolahan daging kurban untuk mengatasi masalah gizi dan stunting. Selain itu, pembahasan juga mencakup penyesuaian nishab zakat di tengah fluktuasi harga emas.
Ahmad Daroji menegaskan, sinergi antara Baznas dan MUI akan terus diperkuat guna memastikan pengelolaan zakat semakin optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah capaian Baznas Jateng sepanjang 2025. Di antaranya lima penghargaan dari Baznas RI, meliputi kategori pengumpulan ZIS terbaik, inovasi pendayagunaan, koordinasi kelembagaan, kelembagaan klaster 5 terbaik, serta tindak lanjut implementasi SOP terbaik.
Selain itu, Gubernur Ahmad Luthfi juga menerima penghargaan sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia, yang menjadi bukti kuatnya komitmen pemerintah daerah dalam mendorong optimalisasi zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.








