KA BIAS Jadi Solusi Transportasi Aglomerasi Nyaman, Aman & Terjangkau di Wilayah Solo–Yogyakarta

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Sebagai upaya memperkuat layanan transportasi publik yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di kawasan aglomerasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta terus mengoptimalkan layanan kereta bandara KA BIAS (Kereta Api Bandara Adi Soemarmo).

Layanan ini telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi seperti Kecamatan Boyolali, Surakarta, Karanganyar, Sragen dan sekitarnya untuk menuju Bandara Adi Soemarmo hingga Kota Madiun dan sebaliknya, dengan ketepatan waktu, kenyamanan prima, serta tarif yang terjangkau.

Sepanjang periode Januari hingga September 2025, Daop 6 Yogyakarta mencatatkan jumlah penumpang KA BIAS sebanyak 613.403 orang naik dan turun.  Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibanding periode sebelumnya, yang antara lain dipicu oleh penambahan pemberhentian di Stasiun Palur dan konektivitas yang semakin membaik.

Manager Humas Daop 6, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa KA BIAS sebagai bagian dari sistem aglomerasi memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antarkota.

“Selain itu, kehadiran KA BIAS dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kemacetan lalu lintas menuju Bandara Adi Soemarmo. Kesadaran masyarakat yang semakin aware terhadap penggunaan transportasi umum seperti kereta api yang turut mendukung kebijakan green transportation dengan mengurangi emisi… menjadi faktor penting dari pertumbuhan positif ini,” ujarnya.

Feni menambahkan bahwa kehadiran KA BIAS turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Solo hingga Madiun.

“Karena kereta menghubungkan stasiun-stasiun yang memiliki konektivitas strategis ke kota besar dengan potensi wisata yang menarik — memungkinkan wisatawan untuk menjelajah lebih leluasa dan pelaku UMKM di sekitar stasiun mendapatkan manfaat ekonomi,” tuturnya.

Daop 6 menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kereta api yang semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat masa kini dan sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi. Integrasi antarmoda, ketepatan waktu, kenyamanan, serta tarif yang terjangkau menjadi pilar utama layanan KA BIAS.