Jumenengan PB XIII Keraton Solo Berlangsung Besok, Pengendara Hindari Jalan Pasar Kliwon 

oleh
Keraton surakarta
Keraton Surakarta mempersembahkan Tari Jemparingan dan Tari Jentayu di Hari Batik Nasional 2022, MettaNEWS | Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Jumenengan PB XIII dan Kirab Agung Keraton Solo bakal berlangsung Kamis (16/2/2023) besok. Pergelaran ini kemungkinan besar bakal membuat padat lalulintas di wilayah sekitar Keraton

Dinas perhubungan Kota Solo meminta masyarakat dan pengguna jalan yang tidak berkepentingan untuk menghindari kepadatan lalu lintas kawasan Keraton Solo dan sekitarnya selama Upacara Adat itu berlangsung. Petugas perhubungan menyarankan warga bisa memilih rute alternatif lain meski harus memutar lebih jauh.

Kabid Lalu Lintas Dishub Solo Ari Wibowo mengungkapkan, acara Jumenengan PB XIII itu perkiraan peserta sekitar 3000-4000 peserta.Oleh karenanya, lalu lintas bakal bertambah padat seiring dengan pelaksanaan dua kegiatan besar itu.

“Kegiatannya kan dari pagi-sore itu. Pagi siang titik padat ada di sekitar keraton, tapi pas siangnya padatnya akan terlihat di sejumlah ruas jalan yang rute kirab. Khususnya saat rombongan peserta melintas di kawasan Pasar Kliwon atau Jl Kapten Mulyadi,” kata Ari ketia MettaNEWS Konfirmasi, Rabu (15/2/2023).

Kirab Agung Jumenengan PB XIII akan menggunakan rute yang sama dengan kirab malam satu suro. Perbedaannya hanya titik keberangkatannya saja. Untuk kirab jumenengan ini mulai dari pagelaran.

“Startnya dari pagelaran, telkom, pasar kliwon, gading, nonongan, Slamet Riyadi, sebelum balik ke keraton. Kemungkinan titik terpadat ada di Pasar Kliwon saat kirab berlangsung,” kata Ari.

Dishub juga menyediakan opsi rute untuk menghindari kepadatan antara lain. Kendaraan dari barat bisa melintas via Simpang Faroka atau Kerten dan melintas Jl Ahmad Yani atau melalui Overpass Manahan sebelum melanjutkan ke Jl Ahmad Yani dan seterusnya.

Sementara kendaraan dari timur bisa melintas via Panggung untuk melanjutkan perjalanan menuju Jl Monginsidi atau Jl Ahyani untuk menghindari kepadatan.

“Kalau arus dari selatan bisa memutar via Jl Veteran sebelum masuk ke Jl Hinggowongso dan meneruskan ke Jl Gajah Mada. Mengambil rute lebih jauh asal lancar menurut saya lebih bagus.” tukas Ari.