Jembatan Mojo Digarap September, Jurug Menyusul Oktober

oleh
Jembatan Jurug
Beberapa kendaraan melewati Jembatan Jurug B di atas Sungai Bengawan Solo, Jebres, Rabu (29/6/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Jembatan Mojo, Semanggi, Pasar Kliwon yang menghubungkan Kecamatan Mojolaban Sukoharjo dengan Solo bakal direhab pada September 2022. Timeline pengerjaan telah dibeberkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo.

Kepala Bidang Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo, Joko Supriyanto mengatakan Jembatan Mojo akan menggunakan plat baja otrotropik untuk meminimalisir adanya goyangan pada jembatan dan meredam getaran agar tidak retak. Sejak awal pembangunan Jembatan Mojo menggunakan bantalan karet (elastomer) sehingga ketika ada kendaraan berat melintas akan menimbulkan goyangan.

“Metodenya nanti plat lantai dibelah dua satu sisi utara/selatan diganti plat lantai ortotropik, plat beton existing masih dipakai untuk kendaraan tapi rekomendasinya hanya roda dua. Roda empatnya kita buatkan detour atau pengalihan arus” kata Joko kepada MettaNEWS, Rabu (29/6/2022).

Pembongkaran pelat lantai jembatan eksisting (lama) dapat dipercepat dengan memulai pembongkaran pada pertengahan Agustus sampai dengan akhir Oktober. Pada tahap pertama, 26 Juni-24 Juli 2022, pemesanan dan pengiriman matrial baja ortotropik dilanjutkan fabrikasi pelat baja ortotropik pada 25 Juli-25 September 2022. Sedangkan pada 5 September-5 November

pemasangan baja stringer dan pelat baja ortrotopik Jembatan Mojo, pelapisan perkerasan aspal lantai jembatan.

“Kemarin sudah disepakati dengan Pemkab Sukoharjo maupun Pemkab Karanganyar kendaraan roda 4 dari Bekonang ke Mojolaban masuk ke Jalan Ciu masuk jembatan Bacem. Atau, kita sudah sepakat dengan Kementrian PUPR karena di tahun bersamaan juga mengerjakan pengantian Jembatan Jurug B, yang mana akan diganti nanti pengalihannya sama-sama menggunakan jembatan Jurug C,“ beber Joko.

Berdasarkan informasi timeline pekerjaan Jembatan Jurug dari laman Instagram @dpupr_surakarta, pekerjaan persiapan Jembatan Jurug dimulai pada 1 September-30 September dengan tahapan mobilisasi alat pembongkaran, MCB, MPB, pemasangan pagar proyek, pemasangan banner dan rambu-rambu, pembongkaran dan pengecekan median jalan untuk jalan pengalihan traffic, pemasangan MCB dan MPB untuk pengalihan traffic di jalan detour dan pembongkaran utilitas.

Selanjutnya, di 1 Oktober-17 Januari 2023 pembongkaran asphalt, lantai beton, rangka jembatan dan jembatan exsisting (lama). Lalu pada 17 Januari-2 Desember 2023, pekerjaan kontruksi jembatan baru Jurug B. Sebagai catatan ketika proses pengerjaan, pengalihan arus menggunakan Jembatan Jurug C atau Jembatan Jurug sisi selatan (arah Solo) dan lewat tol.

Nantinya akan dilakukan simulasi lalu lintas di luar jam sibuk sebagai dampak pekerjaan. Selama masa pelaksanaan pekerjaan, kendaraan bermuatan besat hanya diperbolehkan melalui tol. Sementara itu, Jurug C hanya boleh dilalui kendaraan ringan dan kendaraan roda 2. Rekayasa lalu lintas saat pelaksanaan pembangunan Jembatan Jurug B akan dialihkan ke Jembatan Jurug C yang semula  satu arah menjadi dua arah.

“Sebagai informasi yang perlu kami tambahkan juga, pengalihan arus tadi sudah kami sampaikan. Target kita di akhir November Jembatan Mojo sudah fungsional sehingga beban Jurug C sudah terkurangi yang kita pengalihan Jembatan Mojo,” tukasnya.