SOLO, MettasNEWS – Hujan deras mengguyur Kota Solo dan sekitarnya, Jumat (23/12/2022) sore. Sekitar pukul 17, mulai muncul laporan terjadi genangan air di sejumlah kampung, juga beberapa kejadian pohon tumbang.
“Hindari melintas perempatan Baturono, genangannya setinggi ban mobil. Bisa macet kalau kondisi kendaraan kurang bagus,” ujar Ruth, warga Mojolaban yang dalam perjalanan pulang dari Solo.
Ichwan, warga Kelurahan Sewu melaporkan, sekitar 30 rumah di rumahnya kemasukan air yang tingginya berkisar 20 – 50 cm.
Yang terbilang agak parah, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon. Luapan Kali Pepe menyebabkan tak kurang dari 100 rumah tergenang.
“Pokoknya sepanjang bantaran Kali Pepe. Wilayah RW 10, RW 11 dan RW 13. Tepatnya berapa belum bisa dirinci,” tutur Lurah Semanggi, Aris Suharto kepada wartawan.
Aris menyebut, pihaknya berkoordinasi dengan RT, RW hingga Camat untuk menangani banjir akibat luapan Kali Pepe tersebut.
“Semoga tidak sampai harus ada pengungsian, tapi ini kita bersiap karena hujan belum reda dan masih ada kemungkinan permukaan air naik lebih tinggi,” ujarnya.








