Home Credit Perkuat Strategi Keberlanjutan dengan Buka Layanan Pelanggan Baru di Solo

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – PT Home Credit Indonesia (Home Credit), perusahaan pembiayaan berbasis teknologi yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus memperkuat strategi keberlanjutan bisnisnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan dukungan operasional layanan pelanggan melalui pusat layanan berbasis di Solo, Jawa Tengah, bekerja sama dengan TP Indonesia sejak Januari 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kualitas layanan pelanggan secara konsisten sekaligus memperkuat agenda operasional, sejalan dengan visi Home Credit menjadi mitra layanan keuangan pilihan dengan menciptakan peluang bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Chief Financial and Operations Officer Home Credit, Sylvia Lazuarni, menegaskan bahwa konsistensi layanan kepada pelanggan menjadi prioritas utama dalam menjalankan agenda bisnis perusahaan.

“Strategi ini dilakukan sebagai bagian dari usaha perusahaan untuk memastikan agar pelanggan Home Credit dapat terus mendapatkan layanan berkualitas, sekaligus memperkuat kegiatan operasional perusahaan,” kata Sylvia saat ditemui di Solo, Kamis (16/4.2026).

Dengan keunggulan dari sisi geografi dan demografi, Solo dinilai sebagai lokasi yang tepat untuk mendukung keberlangsungan operasional perusahaan dalam jangka panjang. Keputusan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan talenta lokal.

“Solo memiliki potensi sumber daya manusia yang baik dan lingkungan bisnis yang kondusif. Kami ingin mendukung talenta lokal untuk berkembang, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kemampuan profesional,” lanjut Sylvia.

Saat ini, sejumlah proses operasional penting, termasuk layanan pelanggan, telah didukung oleh sumber daya manusia yang berbasis di Solo.

“Perkembangan Home Credit di Solo juga signifikan dengan kenaikan penjualan sebanyak 40 persen dari tahun 2025,” ungkap Sylvia.

Ke depan, Home Credit berencana memperluas penguatan layanan operasional di kota ini melalui berbagai inisiatif bersama TP Indonesia.

CEO TP Indonesia, Michael Wullur, menyatakan komitmennya dalam menghadirkan layanan pelanggan yang berfokus pada kualitas melalui pengembangan sumber daya manusia serta pemanfaatan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

“TP Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan layanan pelanggan yang berfokus pada kualitas, dengan pengembangan SDM dan pemanfaatan inovasi teknologi berbasis AI dalam operasionalnya. Kami percaya hubungan yang kuat antara Home Credit dan pelanggan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis ke depannya,” papar Michael Wullur.

Kemitraan dengan TP Indonesia di Solo ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Home Credit. Sebelumnya, perusahaan juga telah memperoleh dukungan layanan pelanggan di Yogyakarta melalui kerja sama dengan PT Concentrix Indonesia pada 2023.

Home Credit menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses layanan keuangan yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat, dengan dukungan sistem operasional yang adaptif. Saat ini, layanan Home Credit telah digunakan oleh lebih dari 6,7 juta pelanggan dan dapat diakses di lebih dari 22.000 toko yang tersebar di lebih dari 260 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.