Hipmi Solo Gelar Sharing Session “Fund, Grow, Go Public” Siapkan Pengusaha Muda Menuju Bursa IPO

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surakarta menggelar sharing session bertajuk “Fund, Grow, Go Public: Akselerasi Bisnis dan Pendanaan menuju Bursa IPO”, pada Rabu malam (22/10/2025) di Hotel FIM by Zigna, Surakarta.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dengan format sharing santai, dihadiri sekitar 40 pengusaha muda dari wilayah Solo, Ngawi, hingga Jakarta.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Anton Wibowo, Ketua Bidang 12 Investasi dan Luar Negeri BPC Hipmi Surakarta. Dalam sambutannya, Anton menekankan pentingnya literasi pendanaan dan kesiapan menuju pasar modal bagi para pengusaha muda agar mampu memperluas skala bisnis mereka.

Sebagai pembicara utama, Hipmi menghadirkan Eko Mujianto, Komisaris Utama PT Sari Kreasi Boga Tbk (Baba Rafi Enterprise). Dalam sesi berbagi pengalamannya, Eko menekankan pentingnya menyiapkan roadmap bisnis yang terukur agar perusahaan dapat bertumbuh dan menarik minat investor.

“Beberapa usaha teman-teman Hipmi sebenarnya sudah layak untuk masuk bursa IPO. Saya sendiri mengalami bagaimana Baba Rafi bisa IPO dan mendapatkan pendanaan hingga Rp100 miliar, dengan market cap saat IPO mencapai Rp400 miliar. Padahal sebelum diakuisisi, kondisi perusahaan masih negative cashflow,” ujar Eko.

Eko menjelaskan bahwa tujuan utama Initial Public Offering (IPO) bukan semata untuk memperoleh tambahan modal, tetapi juga untuk memperluas kepemilikan perusahaan oleh publik.

“Melalui IPO, kita memperoleh fresh fund yang bisa digunakan untuk ekspansi bisnis. Minimal, perusahaan kita dimiliki oleh 300 orang, sesuai syarat dari bursa,” tambahnya.

Diskusi yang dipandu oleh moderator Enzo Pratama berlangsung interaktif dan inspiratif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai langkah strategis menuju IPO, mulai dari penguatan aspek legalitas, penataan struktur keuangan, hingga strategi komunikasi perusahaan kepada calon investor.

Melalui kegiatan ini, Hipmi Solo berharap dapat membuka wawasan para pengusaha muda mengenai pentingnya pendanaan berkelanjutan dan kesiapan menuju go public, sehingga semakin banyak bisnis lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.