Hadapi Lawan Berat Persebaya, Persis  Berjuang Keluar dari Peringkat Terbawah Liga 1

oleh
Persis
Pelatih Kepala Persis Solo, Ong Kim Swee (kiri) dan pemain Persis Solo, Jordy Tutuarima (kanan) saat pre-match conference Liga 1 24/25, Kamis (6/2/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Persis Solo akan melakoni laga kandang kontra Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo pada Jumat, 7 Februari 2025, pukul 19.00 WIB.

Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi Persis Solo yang saat ini berada di posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1, peringkat ke-18 dengan 14 poin.

Persebaya Surabaya, sebagai lawan mereka, berada di posisi yang jauh lebih baik, yaitu peringkat ke-3 klasemen sementara dengan 38 poin. Perbedaan poin yang signifikan ini menunjukkan bahwa Persis Solo akan menghadapi lawan yang tangguh.

Namun, performa kedua tim dalam lima laga terakhir juga menunjukkan bahwa Persebaya sedang mengalami penurunan. Mereka mencatat 4 kekalahan dan 1 hasil imbang. Sementara itu, Persis Solo mencatatkan 3 kekalahan, 1 hasil imbang, dan 1 kemenangan dalam lima laga terakhir mereka.

Pelatih Kepala Persis Solo, Ong Kim Swee, menegaskan timnya siap untuk bangkit dan meraih hasil positif di laga kandang ini.

Ong Kim Swee mengakui bahwa Persis Solo berada dalam posisi yang sulit, namun ia percaya timnya masih memiliki banyak pertandingan untuk dimainkan dan bertekad untuk terus bekerja keras demi mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Kita berada di posisi yang cukup sulit, tetapi kita masih punya banyak pertandingan dan latihan diteruskan seperti yang bagaimana kita inginkan untuk mendapatkan hasil yang baik. Terutama memastikan kita untuk berada di situasi yang lebih baik,” ujar Ong Kim Swee saat sesi jumpa pers jelang pertandingan (6/2/2025).

Ia juga menyoroti bahwa Persis Solo mengalami situasi yang sama sebelum ia datang sebagai pelatih. Namun, ia yakin dengan kerja keras dan dukungan dari para pemain, timnya dapat keluar dari situasi sulit ini.

“Sebelum saya hadir, Persis mengalami keadaan yang sama. Dan apabila saya mengambil tanggung jawab sebagai pelatih utama, saya tahu ini suatu hal yang cukup sengit. Dan pada masa yang sama setelah menjalani beberapa pertandingan dan hari ini ataupun besok kita mempunyai pemain-pemain yang terbaik untuk pertama kali. Dari sini saya harap kita bisa bangkit dan kita tidak boleh berputus asa,” katanya.

Ong Kim Swee menekankan pentingnya setiap pertandingan bagi Persis Solo, terutama 13 pertandingan yang akan datang. Ia berharap timnya dapat memulai momentum positif di laga melawan Persebaya Surabaya.

“Apa yang dilakukan para pemain di latihan setiap pertandingan itu sangat penting dan sebelum ini saya katakan setiap pertandingan ini merupakan pertandingan final. 13 perlawanan yang akan datang terutamanya akan memberikan impak dan ini pasti jika kita bermula dengan keputusan positif besok bersama Persebaya saya percaya kita akan terus melangkah dengan lebih baik dan kita tidak boleh mengambil mudah dalam perlawanan-perlawanan yang akan datang,” tegasnya.

Mengenai target di laga melawan Persebaya, Ong Kim Swee berharap timnya dapat memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih poin penuh. Ia juga menyoroti bahwa Persebaya Surabaya juga sedang dalam kondisi yang tidak konsisten, sehingga ini bisa menjadi peluang bagi Persis Solo untuk meraih kemenangan.

“Kalau kita lihat Persebaya mereka hanya mendapatkan hasil seri sebelum mereka kalah di beberapa pertandingan. Dan kedudukan yang sama seperti Persis di mana kita tidak konsisten tapi dalam putaran kedua kita mulai agak baik dengan satu kemenangan dan satu imbang dan saya percaya kita main dengan kita harus memanfaatkan sebagai tuan rumah untuk bisa memastikan kita tidak lagi kehilangan poin-poin penting di mana setiap pertandingan di Manahan merupakan pertanian yang penting untuk kita memetik poin,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Persis Solo, Jordy Tutuarima, menegaskan bahwa timnya telah bekerja keras dan mempersiapkan segalanya dengan baik untuk menghadapi Persebaya Surabaya. Ia juga percaya diri dengan kemampuan timnya untuk keluar dari situasi sulit ini.

“Tentu kami sudah bekerja keras dan mempersiapkan segalanya seperti yang dilakukan di sesi latihan dan saya masih percaya diri dengan kemampuan kita untuk keluar dari situasi sulit ini. Karena kita sudah banyak melakukan hal dan bekerja keras di sesi latihan untuk menyiapkan laga ini,” kata Jordy.

Jordy juga menyoroti pentingnya mental dalam sepak bola. Ia berharap pengalamannya dapat membantu tim dan pemain lain untuk lebih yakin dan tetap fokus menatap pertandingan-pertandingan yang tersisa.

“Saya pikir sepak bola memang akan selalu kombinasi dari kesiapan dan persiapan untuk menghadapi match selanjutnya. Tapi menurut saya penting untuk terus menatap depan untuk melakukan apa yang kita lakukan. Dengan pengalaman saya, saya berharap bisa membantu tim dan pemain lain untuk lebih yakin supaya kita bisa tetap menatap pertandingan tersisa di kompetisi ini dan saya tidak bisa berkata bahwa kita tidak berusaha melakukan apapun. Karena pada kenyataannya kita selalu melakukan yang terbaik di latihan dan besok kita juga akan memberikan hal terbaik ketika melawan Persebaya. Yang bisa kami janjikan hanya satu yaitu berusaha untuk bermain terbaik dan menatap ke depan,” pungkasnya.