Guru Ngaji Jokowi, Gus Karim Beri 3 Pesan untuk Respati – Astrid

oleh
oleh
Respati Ardi dan Astrid Widayani silaturahmi ke guru ngaji Presiden Jokowi, KH. Abdul Karim atau Gus Karim | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Bersilaturahmi dengan KH Abdul Karim atau biasa dipanggil Gus Karim, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo, Respati Ardi dan Astrid Widayani mendapat 3 pesan.
Keduanya bertemu dengan guru ngaji Presiden Joko Widodo ini di Pondok Pesantren Al Qur’aniy Azzayadiy, Kabangan, Laweyan, Solo, Rabu pagi (11/9/2024). Kepada ratusan para jemaah sema’an Alquran, Gus Karim memperkenalkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo Respati-Astrid.

“Alhamdulillah, hari ini kerawuhan calon wali kota lan calon wakil walikota. Niki Mas Respati kalian Mbak Astrid. Ingkang fotonipun sampun terpampang teng pundi-pundi. Sae piyantunipun sae,” kata Gus Karim memperkenalkan Paslon Respati-Astrid kepada jemaah yang hadir.

Di hadapan para jemaah, Gus Karim berpesan kepada pasangan Respati-Astrid agar Kota Solo bisa kondusif, aman. Dan berharap Masjid Raya Syech Zayed Solo selalu diperhatikan seperti yang dilakukan Gibran Rakabuming Raka saat menjabat Wali Kota Solo.

“Mas Gibran betapa perhatiannya sama Masjid Raya Syeikh Zayed Solo luar biasa, bagaimana masjid Zayed itu betul-betul kita yang membawa. Yang nomor dua, kol (haul) Pasar Kliwon itu juga menjadi ikon Kota Solo bisa dilanjutkan menjadi baik,” pesan Gus Karim

Sedangkan pesan ketiga adalah untuk menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dengan NU.

“Yang nomor tiga adalah hubungan nanti pemerintah dengan NU itu betul-betul harmonis, baik, sehingga Solo itu betul-betul aman, tanpa gejolak. Insya Allah dengan kaum Nahdhliyin, dengan majelis-majelis semacam ini, Yasinan, Tahlillan, Sholawatan, mohon-mohon diperhatikan karena itulah yang namanya Solo itu semacam itu,” lanjut Gus Karim.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Karim juga mendoakan Respati-Astrid.

“Saya selalu berdoa semoga Mas Respati, Mbak Astrid diberikan kekuatan lahir dan batin, diberi kekuatan yang luar biasa. Sehingga apa yang menjadi cita-citanya menjadi hajatnya, selalu dikabulkan oleh Allah SWT,” doa Gus Karim untuk Respati-Astrid, yang diamini para jemaah.

Saat memperkenakan diri Respati Ardi mengatakan bahwa dirinya adalah seorang Notaris PPAT dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang ditugaskan Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden terpilih untuk melanjutkan pembangunan di Kota Solo.

“Saya ditugaskan, meneruskan yang sudah dibangun Mas Gibran, melanjutkan program-programnya dan melengkapi apa yang belum dilanjutkan. Semoga dengan ikhtiar ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tutur Respati.

Respati juga mengungkapkan, dirinya sudah beberapa kali datang dan silaturahmi dengan para pengurus Ponpes Al Qur’aniy Azzayadiy.

“Ini bukan pertama kali saya ke sini, mungkin para jemaah masih ingat. Saya nganter yang pertama adik saya, Mbak Sekar Tandjung (Ketua DPD Golkar). Lalu yang kedua saya nganter Gusti Bhre,” ungkap Respati

Astrid Widayani memperkenalkan diri bahwa hingga saat ini masih aktif sebagai Rektor UNSA dan sudah sekitar 20 tahun berkecimpung di dunia pendidikan.

“Saya sebagai manusia hanya menjalankan yang digariskan Gusti Allah, termasuk hari ini saya diberikan jalan dari Gusti Allah, bersama Mas Respati meneruskan kepemimpinan Mas Gibran sebagai wali kota. Saya dan Mas Respati melanjutkan apa yang sudah baik di Kota Solo ini,“ kata Astrid.

Penasaran dengan susu kurma, produk dari Ponpes Al Qur’aniy Azzayadiy, Respati Ardi memborongnya dan membagikan kepada sejumlah jemaah. Usai mengikuti kegiatan sema’an Alquran, sebelum pulang sejumlah jemaah menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan Respati-Astrid dan Gus Karim.