Grup Senam Solo Timur Deklarasikan Dukungan pada Ganjar Pranowo, Pipi dan Dagu FX. Rudy Berdarah kena Cakar 

oleh
oleh
Komunitas Senam
Komunitas Senam Solo Timur deklarasikan dukungan pada Ganjar Pranowo di Pemilu 2024 | dok Humas PDI Perjuangan

SOLO, Metta NEWS – Bertempat di Taman Sunan Jogo Kali Pucangsawit, Komunitas Senam Solo Timur menyatakan sikap mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI pada Pemilu tahun 2024 nanti. 

Komunitas Senam Solo Timur  melaksanakan senam aerobik bersama sekitar 90 menit yang dimulai dari pukul 07.30 WIB diikuti sekitar 500 anggotanya, Minggu (8/5/2022). 

Usai senam bersama, secara spontan grup senam tersebut menuju Kantor sementara DPC PDI Perjuangan yang berada di samping pendhapa Pucang Sawit depan kediaman mantan Walikota Solo FX. Hadi Rudyatmo. 

Komunitas senam tersebut diterima oleh Ketua DPC PDI Perjuangan FX. Hadi Rudyatmo didampingi sejumlah pengurus diantaranya Paulus Haryoto, YF. Sukasno, Ety Isworo, Rachmani dan Suyatno. 

Pernyataan sikap dukungan pada Ganjar Pranowo tersebut dibacakan oleh instruktur senam, Anggoro yang didampingi Ketua Komunitas Senam Solo Timur, Kristin dan sekretaris komunitas Orsiana Praningrum. 

Surat dukungan diserahkan oleh instruktur senam, Angga diterima oleh Ketua DPC PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo, Minggu (8/5/2022)

Menanggapi pernyataan sikap tersebut, Rudy mengatakan akan meneruskan aspirasi tersebut pada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 

“Ini akan kami sampaikan ke pusat. Pesan saya sebagai kader kita harus tetap tegak lurus pada Ketua Umum ibu Mega, siapapun yang direkomendasikan oleh ibu Mega siap kita taati dan harus dimenangkan,” pesan Rudy pada ratusan anggota komunitas senam ini. 

Pada kegiatan tersebut ada kejadian yang sangat menarik. Karena lama tidak bertemu dengan Rudy anggota komunitas senam tersebut semua berebut minta foto. 

Tak sengaja kuku jari tangan ibu-ibu yang rebutan foto tersebut mengenai pipi dan dagu Ketua DPC PDI Perjuangan yang sangat dikagumi oleh kader-kadernya tersebut. 

Pengurus PDI Perjuangan, YF Sukasno sempat mengingatkan dan menertibkan ibu-ibu tersebut untuk tidak berebut namun tidak digubris karena banyaknya massa. Walau begitu Rudy tetap melayani foto bersama dengan anggota senam sambil senyum-senyum. 

“Kena pipi kanan kiri, dagu sampai berdarah. Sampai kami gantian mengusap pakai tisu. Mungkin karena kemarin ga bisa halal bihalal jadi ditumpahkan saat ini. Histeris semua tadi manggil Pak e… Pak e,” cerita Kasno.