Gibran Larang Warga Solo Takbiran Keliling Pakai Truk dan Bawa Mercon

oleh
takbiran
Takbiran keliling menggunakan truk | Dok Pemko Tanjungpinang

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melarang masyarakat untuk takbiran keliling menggunakan truk dan membawa mercon. Hal ini Gibran sampaikan saat di Balai Kota Solo, Selasa (18/4/2023).

“Takbiran keliling aja nanggo truk bawa mercon kemarin kan takbir keliling di jalan kampung jalan kaki saja luih guyub warga-warga cah cilik,” ujar Gibran.

Gibran menyarankan agar masyarakat tetap melaksanakan takbiran di kampung tanpa keluar ke jalan raya.

“Boleh takbir tapi dengan jalan kaki di kampung. Takbiran 2 kali ya nggak papa kita menghargai perbedaan,” kata dia.

Kemenag Sarankan Takbiran di Masjid

Terpisah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solo, Hidayat Maskur juga mengatakan Kemenag juga melarang masyarakat membawa obor untuk takbiran keliling.

“Dilarang pakai mercon untuk takbir keliling, kemarin dari Kapolresta Solo memberikan imbaun kita semua tidak menggunakan alat yang membahayakan termasuk obor manual,” beber Hidayat Ketika berbincang dengan MettaNEWS, Selasa (18/4/2023).

“Itu kan risiko untuk kebakaran apalagi pakai mercon itu pasti akan dirampas petugas keamanan ini yang kita hati-hati di sini,” sambung dia.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap melaksanakan takbiran di masjid maupun mushola masing-masing. Kalau pun ingin takbiran keliling, ia menyarankan di perkampungan saja.

“Sudahlah takbir tetap kita patuhi dengan melakukan tempat ibadah lebih aman untuk semua. Takbir keliling kampung nggak apa-apa tidak mengganggu orang lain. Itu yang kita khawatirkan karena arus mudik menurut rencana kan ada kenaikan pemudik dengan demikian arus lalin macet,” terangnya.

Kemenag menyarankan agar masyarakat dapat mempertimbangkan manfaat takbir keliling. Sebab menurut dia, takbir keliling di jalan raya dapat menghambat arus lalu libntas mudik.

“Dengan begitu kami lebih mendahulukan manfaat dari pada mudarat. Artinya kita mengadakan takbir keliling orang beranggapan ini bagian dari syiar tidak pamrih ini bagian dari syiar,” ujar dia.

“Lebih bermanfaat kalau takbir di rumah mushola masjid dari pada takbir keluar bikin macet kasihan biar mereka cepat bertemu dengan keluarga saja,” tandasnya.