Geger Partai Golkar Solo, Kader Layangkan Mosi Tidak Percaya Pada Ketua   

oleh
oleh
Golkar
Ketua FP2GS Lukas Suryantoro

SOLO, MettaNEWS – Jelang Pemilu 2024 terjadi gejolak di tubuh partai Golkar Kota Surakarta. Geger di tubuh partai yang pernah berjaya selama 32 tahun ini dipicu dari munculnya kekecewaan dari sebagian kader terhadap kondisi partai saat ini. 

Buntut dari kekecewaan tersebut, kader Partai Golkar yang tergabung dalam Forum Peduli Partai Golkar Surakarta (FP2GS) melayangkan mosi tidak percaya dan keprihatinan pada Ketua DPD Partai Golkar Solo, Kus Rahardjo. 

Penasihat FP2GS, Bandung Joko Suryono mengungkapan surat mosi tidak percaya dari FP2GS sudah disampaikan ke DPD Partai Golkar Jateng sekira 4 bulan lalu. 

Bandung yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Harian DPD Partai Golkar Solo, dihadapan awak media Senin (13/6/2022) malam membacakan pernyataan sikap dari FP2GS yang berisi keprihatinan atas kepemimpinan dan jalannya organisasi saat ini. 

“Keprihatinan terhadap kepemimpinan R.M Koes Rahardjo, SH sebagai Ketua DPD Golkar Surakarta yang sangat rapuh terpecah belah dan diambang kehancuran. FP2GS juga mendesak kepada pimpinan Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah untuk segera mengganti ketua saat ini agar Partai Golkar segera bangkit untuk menyongsong Pemilu 2024,” tandas Bandung. 

Pada surat pernyataan sikap tersebut juga tertulis kesanggupan seluruh kader untuk berjuang dan berkomitmen untuk mensukseskan Partai Golkar pada Pemilu 2024 dengan meraih minimal 7 kursi di DPRD Kota Surakarta. 

“Jika mosi tidak percaya dari lini bawah ini dibiarkan dan terus bergulir menjadi polemik akan berdampak politik pada Pemilu 2024 mendatang. Partai Golkar bisa-bisa tidak akan mendapat kursi di DPRD,” tegas Bandung. 

Sekretaris DPD Partai Golkar Solo Taufiqurrahman, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Solo Bidang Pemenangan Pemilu sekaligus Ketua FP2GS Lukas Suryantoro dan Ketua Harian DPD Partai Golkar Solo Bandung Joko Suryono

Bandung menjelaskan mosi tidak percaya terhadap Kus Rahardjo ini merupakan puncak endapan dari kader. Bandung bercerita menurutnya telah terjadi intimidasi ketika ada pertemuan antara anggota DPRD Solo dari Fraksi partai Golkar diundang Kus Rahardjo. 

Pada pertemuan tersebut lanjut Bandung, membuat teman fraksi terluka dan frustasi sehingga melorot semangatnya. 

“Implikasi politiknya apabila teman-teman putus asa hingga melorot semangatnya maka bisa dibayangkan pemilu 2024 Golkar Solo tidak akan mendapat satu kursi pun. Jangan sampai ini terjadi, maka Forum mengambil langkah politik gerakan menyelamatkan masa depan golkar,” tegas Bandung. 

Selain Bandung, penyampaian mosi tidak percaya secara langsung dihadapan awak media juga dihadiri sejumlah petinggi Partai Golkar Solo seperti Sekretaris DPD Partai Golkar Solo Taufiqurrahman, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Solo Bidang Pemenangan Pemilu sekaligus Ketua FP2GS Lukas Suryantoro. 

Lukas menambahkan, pertemuan ini untuk menyatukan tekad dan semangat dan sebagai upaya Partai Golkar untuk berbenah jelang Pemilu 2024. 

“Tujuan kita adalah menyatukan tekad. Ini semangat dari kader Golkar Solo untuk mengupayakan, untuk kita melihat suasana Partai Golkar bagaimana kita segera menggalang persiapan pemilu karena pemilu sudah dekat. Dua tahun itu kalau bagi kita yang ikut pemilu sudah dekat sekali,” imbuh Lukas. 

Dari aspirasi yang disampaikan FP2GS tersebut mengusulkan Dr. KP. henry Indraguna, S.H., M.H., untuk melanjutkan memimpin Partai Golkar Surakarta. Saat ini Henry juga menjabat sebagai anggota dewan pakar DPP partai Golkar, Staf Ahli DPR RI dan yang terbaru Henry baru saja ditunjuk sebagai Tim Ahli Dewan Pertimbangan Presiden.