Gandeng Tular Nalar dan Mafindo Soloraya, MPI PD Muhammadiyah Solo Gelar Kelas Akademi Digital Lansia

oleh
MPI PD Muhammadiyah Solo
Sebanyak 130 warga usia pra lansia dan lansia memenuhi ruang pertemuan utama Balai Muhammadiyah, Keprabon, Sabtu (13/7) | Dok. MPI PD Muhammadiyah Solo

SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 130 warga usia pra lansia dan lansia memenuhi ruang pertemuan utama Balai Muhammadiyah, Keprabon, Sabtu (13/7).

Sebagian dari mereka bahkan datang sejak ruangan pertemuan belum dibuka.  Mereka hadir untuk mengikuti Kelas Akademi Digital Lansia (ADL) Tular Nalar Mafindo, yang diselenggarakan atas kerja sama Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Solo, dengan Mafindo Soloraya.

Antusiasme peserta ini di luar ekspektasi panitia, pasalnya, pendaftar yang sebelumnya telah tergabung dalam grup WA hanya sejumlah 110 orang.

“Saya sangat surprise ya dengan antusiasme peserta. Saya rasa ini sejalan dengan semangat “Berkemajuan” yang didengungkan Muhammadiyah sehingga kegiatan yang bersifat edukatif ini sangat diminati warga Muhammadiyah,” ujar Erwina Tri, PIC kegiatan ADL Tular Nalar Mafindo Soloraya.

Dalam kata sambutannya, Ketua MPI PD Muhammadiyah Kota Solo, Muhdiyatmoko, MPd mengatakan, sangat gembira dengan kegiatan yang diinisiasi oleh Mafindo.

“Kegiatan seperti ini penting untuk mengedukasi para Lansia untuk lebih kritis, lebih bijak dan lebih arif dalam menyikapi berbagai informasi di sekitar kita. Dan juga agar tidak mudah tertipu di ranah digital.”

Istiqomah, anggota Aisyiyah Ranting Jojo, Manahan, yang menjadi salah satu peserta mengaku sangat antusias bisa ikut dalam ADL Tular Nalar.

“Kami mendapatkan ilmu baru yang sangat bermanfaat. Nanti bisa saya bagikan ke kader-kader Posyandu Lansia, karena saya juga salah seorang kader. Harapannya, sebisa mungkin kegiatan seperti ini bisa masuk seluruh lapisan masyarakat, terutama Lansia, karena ilmunya bagus,” papar Istiqomah.

Di bagian lain, Hayuningsih, Pengurus Ranting Aisyiyah Tipes mengaku mendapat tambahan ilmu dan pengalaman melalui Kelas ADL.

“Fasilitatornya menyenangkan, ilmu yang dibagikan jadi mudah diterima. Semoga ke depan ada kegiatan seperti ini lagi,” ungkap Hayuningsih.

Kelas ADL Tular Nalar 3.0, kali ini mengusung tagline Bersama Bugar Digital (Berbudi). Peserta yang berasal dari kalangan warga pra Lansia dan Lansia diajak untuk berdikusi dalam tiga segmen, yakni Segmen Lansia Berbudi Cegah Penipuan, Lansia Berbudi Saat Pemilu, dan Menjadi Bugar Mengindera Hoaks.

Selain berdiskusi, peserta juga diajak bermain gim (game), yakni Gim Tangkis Penipuan dengan tiga langkah yaitu dengan Waspadai, Kunjungi, dan Cari yang disingkat dengan istilah Wakuncar, dan juga gim 4 Langkah Melawan Hoaks dengan prinsip ABCD (Amati,Baca, Cek, Diskusikan).

Setelah duduk berdiskusi selama hampir dua jam lamanya, peserta juga diajak untuk meregangkan otot dengan melakukan senam Lansia yang didiiringi lagu berjudul Siapa Bilang Lansia Tidak Berguna.