FSRD ISI Solo Kunjungi Museum Manusia Purba Sangiran, Jajaki Kolaborasi Seni dan Edukasi

oleh
oleh

SRAGEN, MettaNEWS – Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Solo melakukan kunjungan ke Museum Manusia Purba Sangiran dalam rangka penjajakan kerja sama dan kolaborasi, Jumat (23/1). Kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara institusi pendidikan seni dan lembaga pelestarian warisan budaya dunia.

Rombongan FSRD ISI Solo dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Nur Rahmat Ardi Candra Dwi Atmaja, dan diterima langsung oleh Penanggung Jawab Museum Klaster Krikilan, Marlia Yulianti Rosyidah, di kawasan Situs Sangiran yang sarat nilai sejarah dan ilmu pengetahuan.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama yang membuka ruang diskusi mengenai peluang kolaborasi di bidang edukasi, riset kreatif, pengembangan program mahasiswa, serta pemanfaatan kekayaan narasi prasejarah sebagai sumber inspirasi karya seni dan desain.

Candra menyampaikan bahwa Sangiran memiliki potensi besar sebagai laboratorium visual dan konseptual bagi mahasiswa FSRD. Menurutnya, situs ini tidak hanya penting dari sisi sejarah, tetapi juga kaya akan nilai artistik dan edukatif.

“Kami memandang Sangiran bukan sekadar situs sejarah, tetapi sebagai ruang belajar terbuka yang penuh inspirasi. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan proyek kreatif, pameran, hingga riset berbasis seni yang melibatkan mahasiswa,” kata Candra.

Sementara itu, Marlia Yulianti Rosyidah menegaskan komitmen Museum Manusia Purba Sangiran untuk menjangkau generasi muda melalui pendekatan yang lebih kreatif dan kontekstual. Ia menilai kehadiran FSRD ISI Solo membawa perspektif baru dalam pengemasan edukasi prasejarah.

“Museum tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga bagaimana generasi sekarang memaknainya kembali. Kehadiran FSRD membawa sudut pandang segar, khususnya dalam mengemas narasi prasejarah melalui pendekatan visual dan artistik,” jelas Marlia.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan yang menghadirkan berbagai program kolaboratif, seperti workshop, pameran bersama, hingga pengembangan media edukasi kreatif berbasis koleksi dan narasi Museum Manusia Purba Sangiran.

Sinergi antara FSRD ISI Solo dan Museum Manusia Purba Sangiran ini sekaligus memperkuat peran seni dan desain dalam mendukung pelestarian serta pemaknaan warisan budaya dunia agar semakin relevan dan menarik bagi publik luas, khususnya generasi muda.