SOLO, MettaNEWS – Tadinya sebidang lahan permukiman kumuh, di sela-selanya orang sering membelah bangkai-bangkai mobil sisa kecelakaan. Atau mangkrak karena lama tidak dipakai lagi oleh pemiliknya, untuk dijual kiloan sebagai barang rongsok. Terletak di sudut timur Kota Solo, di wilayah Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, kini kawasan itu berubah total.
Di kawasan itu kini telah berdiri ratusan hunian baru, tepatnya 569 rumah untuk warga setempat yang memiliki Kartu Keluarga dan juga Kartu Tanda Penduduk. Dari permukiman kotorĀ dan sarang penyakit kini berubah menjadi hunian yang layak untuk warganya. Perubahan itu tidak lepas dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Bank pelat merah tersebut menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sepanjang tahun 2023 sekitar 182.250 unit senilai Rp. 27,337 triliun. Dengan alokasi tersebut, diasumsikan harga rumah sekitar 150 juta per unitnya.

Warga pemilik hunian baru yang mendekati proses finishing membawa tikar plastik untuk beristirahat siang di perumahan Kawasan Mojo, Solo, Jawa Tengah, 30/1 lalu. | Bram Selo AM














