TRANSAKSI ONLINE menjadi pilihan yang masuk akal, bahkan sudah menjadi tren gaya hidup dan kebutuhan yang memudahkan bisnis. Saat pandemi Covid-19 membatasi mobilitas dan interaksi antarwarga, dengan toko online yang ditunjang teknologi digital dan jasa kurir terpercaya, sebagian besar masalah pengiriman dan distribusi barang tetap mudah dilakukan.
Jaringan Tiki atau Titipan Kilat saat ini memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai dan 6.000 karyawan. Jaringannya mampu memberikan banyak pilihan layanan yang menjangkau sebagian besar desa di Indonesia, hingga pengiriman barang ke mancanegara. Strategi bisnis berbasis kemitraan yang dapat meningkatkan penambahan agen dan juga kurir pengantar barang menjadi Solusi utama menembus kesibukan warga dan juga kepadatan kota Solo. Dengan kepercayaan pelanggan, kurir Pick Up memberikan solusi mengambil barang untuk diantar ketujuan dengan aman.
Corporate Tiki memiliki aplikasi Sprinter yang memberikan kemudahan bertransaksi dengan tanda tangan pelanggan di ponsel milik kurir yang dituju
demi kepuasan pengantaran barang. Kualitas sumber daya sebagai kurir dan ditunjang dengan jiwa muda serta regenerasi kurir menjadikan Tiki semakin terpercaya dalam pengantaran barang dan juga pengambilan barang sesuai ketentuan yang ada.



Roy Raka (31) kurir Pick Up Tiki saat proses pengambilan barang pelanggan sesuai aplikasi Sprinter yang dimiliki oleh Tiki di Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Senin (8/1/2024). | Bram Selo Agung














