SOLO, MettaNEWS – Film bergenre thriller psikologis berbalut budaya Jawa bertajuk “Sosok Ketiga Lintrik” resmi diperkenalkan dalam acara Media Gathering yang digelar di Istana Batik Keris, Solo, Selasa (4/11/2025).
Acara ini dihadiri oleh para pemain, produser, dan tokoh publik, termasuk Luna Maya selaku produser eksekutif, Aulia Sarah, Adinda Thomas, serta Agung Saputra sebagai produser utama.
Dalam kesempatan itu, Agung Saputra menegaskan bahwa Sosok Ketiga Lintrik bukan kelanjutan dari film Sosok Ketiga yang sempat sukses pada 2023, melainkan karya baru dengan cerita berbeda dan lebih dalam.
“Film ini terinspirasi dari kisah nyata tentang praktik lintrik — ilmu pelet atau pengasihan yang masih dipercaya di beberapa daerah Jawa Timur,” jelas Agung.
“Saya melihat langsung dukun lintrik yang menggunakan kartu remi sebagai media ritual. Dari situ saya ingin mengangkatnya dalam bentuk film yang punya nilai budaya dan pesan psikologis,” tuturnya.
Luna Maya yang kali ini berperan di balik layar mengaku tertantang menjadi bagian dari produksi film yang sarat filosofi dan emosi.
“Film ini punya potensi besar karena ceritanya kuat, visualnya menarik, dan dekat dengan budaya kita. Saya harap masyarakat Solo dan sekitarnya bisa menjadi pelopor untuk kembali memenuhi bioskop,” ujarnya optimistis.
Sementara itu, Aulia Sarah yang memerankan karakter antagonis bernama Naura mengaku menemukan tantangan baru.
“Biasanya kalau main film horor, aku jadi hantu. Tapi kali ini justru jadi manusia utuh yang bergulat dengan sisi gelapnya sendiri,” kata pemeran Badarawuhi dalam KKN di Desa Penari ini.
Produser eksekutif lainnya, Saputra Kori, menambahkan bahwa kolaborasi lintas generasi dalam produksi film ini diharapkan mampu membuka ruang diskusi publik tentang trauma, identitas, dan kesehatan mental dalam konteks budaya Jawa.
Film produksi Leo Pictures dan disutradarai oleh Fajar Nugros ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 6 November 2025.








