SOLO, MettaNEWS – Menyambut kehadiran mahasiswa baru, Fakultas Hukum (FH) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta (Solo) menggelar Stadium General “Constitution, Shariah, and Law : The Malaysian Prespective with a Brief Comparison to Indonesia”, Kamis (2/10/2025).
Kali ini, Stadium General begitu spesial dengan menghadirkan narasumber khusus dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, Rahmawati Binti Mohd Yussoff, Ph. D. Sebanyak 192 mahasiswa baru FH Unisri Surakarta hadir dalam kesempatan ini.
Dekan FH Unisri Surakarta, Dr. Dora Kusumastuti, S.H., M.H. mengatakan Stadium General merupakan kuliah umum yang wajib ditempuh di semester 1 untuk mengasah soft skill mahasiswa.
Adapun tema “Constitution, Shariah, and Law : The Malaysian Prespective with a Brief Comparison to Indonesia” ini dipilih ialah karena Malaysia dipandang memiliki hukum Islam dengan peranan yang penting. Terutama dalam hukum keluarga dan keagamaan dalam sistem budaya khas sebagai saudara serumpun.

“Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa baru bisa mendapatkan ilmu pengetahuan tentang hukum Islam di Malaysia. Kemudian bisa membandingkan praktik hukum di Indonesia dengan Malaysia. Lalu bagaimana wawasan akademiknya lebih berkembang dalam hukum islam dan tentu saja memperkuat networking jejaring akademik dengan fakultas hukum di tingkat internasional,” ujarnya.
FH Unisri Surakarta telah menjalin kerjasama dengan Universiti Teknologi MARA, Malaysia sejak beberapa tahun terakhir. Kehadiran Rahmawati Binti Mohd Yussoff, Ph. D. sebagai pemateri Stadium General juga bukan yang pertama dilakukan.
Tahun lalu, Rahmawati Binti Mohd Yussoff, Ph. D. juga hadir untuk membawakan kuliah umum secara online.
Melihat hubungan kemitraan yang terus berjalan dengan baik ini, FH Unisri Surakarta berencana untuk guest lecture ke Universiti Teknologi MARA, Malaysia di masa mendatang.
Semangat untuk saling bertukar ilmu ini makin menggelora tatkala delegasi dari FH Unisri Surakarta mengikuti lomba debat di Universiti Teknologi MARA, Malaysia dan berhasil membawa pulang juara 3.
“InsyaAllah kerjasama itu akan terus kita tingkatkan. Baik untuk penguatan kompetisi dosen atau mahasiswa. Tujuannya bagi mahasiswa, kami ingin menunjukkan bagaimana FH ini bisa bermitra dengan universitas di tingkat ASEAN. Harapannya ini dapat membuka sebuah aspirasi. Bagiamana mahasiswa dapat mencari pengalaman atau melakukan kegiatan sifatnya akademik di universitas tersebut,” ujarnya.
Untuk peningkatan kerjasama ini, FH Unisri Surakarta akan memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di Malaysia.
“Kami juga terbuka untuk pertukaran mahasiswa dari Malaysia berkunjung ke FH Unisri Surakarta. Kalau saat ini dosennya, ke depan kami akan mengundang mahasiswa FH Universiti MARA ke Unisri,” tukasnya.
Sementara itu, Rahmawati Binti Mohd Yussoff, Ph. D. mengatakan, kehadirannya di Stadium General FH Unisri Surakarta bertujuan untuk memberikan pemaparan mengenai komparasi antara hukum di Indonesia dengan Malaysia.
Terlebih dua negara ini memiliki perbedaan yang signifikan. Indonesia menganut sistem civil law yang berakar pada hukum Eropa, sementara Malaysia menganut sistem common law warisan Inggris.
“Supaya para mahasiswa baru dapat mengenali hukum di Malaysia. Karena Indonesia dengan Malaysia bersaudara walaupun negara tetangga tapi untuk hukum legal praktisnya berbeda,” ujarnya.
“Harapannya kolaborasi ini dapat diteruskan mungkin FH Unisri akan datang juga ke Universiti MARA. Kita bisa conference bersama-sama dan mungkin Unisri bisa kuliah umum di sana juga,” sambungnya.
Pantauan Mettanews.id, para mahasiswa antusias untuk mengikuti Stadium General. Hal ini terlihat saat sesi tanya jawab, sebanyak 10 mahasiswa aktif bertanya mengenai beragam permasalahan hukum yang ada di Indonesia dan bagaiamana perbandingannya dengan hukum di Malaysia.









