SOLO, MettaNEWS – Mantan Wali Kota Solo yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan, FX Hadi Rudyatmo kerap diisukan menjadi menteri di Kabinet Kerja Presiden RI Joko Widodo. Terhitung sudah dua kali FX Rudy diisukan akan menempati jabatan penting tersebut. Pertama ia pernah dikabarkan menjadi Menteri Sosial pada tahun 2021, kini ia kembali diisukan ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB).
Diketahui posisi ini memang kosong usai Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Juli 2022 lalu. Sejak saat itu sejumlah tokoh santer disebut bakal mengganti posisi tersebut. Termasuk eks Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Terlebih FX Rudy pada Senin, (29/8/2022) kemarin menemui Jokowi di Istana Kepresidenan membuat isu ini semakin kencang.
Namun FX Rudy menepis isu tersebut dan menjelaskan alasan menemui Presiden Jokowi untuk membahas anggaran Industri Kecil Menengah (IKM) Mebel Gilingan. Dengan kembali diisukan bakal menjadi menteri, FX Rudy kembali membeberkan tawaran yang sama pada tahun 2021 lalu.
“Senin saya didatangi mas Gibran sebelum dilantik ini WA nya masih ada belum tak hapus itu tahun 2021, hari Selasa saya sudah harus sampai di Jakarta, bapak mohon maaf satu yang perlu saya sampaikan saya ini menjaga asmanya orang besar di Indonesia Pak Jokowi,” kata FX Rudy kepada MettaNEWS, Selasa (30/8/2022).
Sebelum Gibran Rakabuming Raka dilantik menjadi Wali Kota Solo, FX Rudy membeberkan anak presiden tersebut mendatanginya untuk menyampaikan tawaran Menteri Sosial (Mensos). Namun tawaran itu ia tolak lantaran tak ingin ada pemikiran politik balas budi.
“Jangan sampai nanti dinilai geng Solo politik balas budi, jangan sampai bapak dinilai masyarakat seperti itu, nama yang sudah baik jangan sampai kena kotoran karena saya, bisa mendapat pemimpin yang berpihak pada rakyat kecil itu saja,” katanya.
Tak hanya ditawari menjadi Mensos, pasalnya ia juga ditawari posisi Wakil Menteri (Wamen) PUPR.
“Ditawari jadi Wamen PUPR saya pun menolak jangan nama bapak Presiden yang sudah baik ini jangan sampai dikotori hanya gara-gara saya dikira Solo Conection atau geng Solo, emoh,” tegasnya.
Saat ditawari jabatan tersebut, FX Rudy mengatakan tetap berpegang teguh pada prinsip taat pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Mas Gibran belum dilantik ke rumah saya jawab ampun mas kula niku orang yang punya prinsip dan komitmen terhadap Ketua Umum saya. Saya disuruh jaga Solo ya jaga Solo, tak ngewangi njenengan kalau boleh,” katanya.
Dengan tegas FX Rudy mengatakan dirinya akan terus memiliki komitmen pada perintah Megawati.
“Saya punya prinsip komitmen sama ketua umum kalau tegak lurus ya itu apapun yang diputuskan hukumnya wajib dilaksanakan semua kader,” tukasnya.







