SOLO, MettaNEWS – Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengadakan pembekalan internal dengan bimbingan teknis (bimtek) Test Kampus Mengajar Batch V melalui zoom beberapa waktu lalu.
Pembekalan di tingkat program studi dengan narasumber dari mahasiswa internal yang sudah lolos mengikuti program Kampus Mengajar (KM) batch III sebelumnya yakni Diky Aldiansyah. Sebagai alumni program KM III, mahasiswa angkatan 2019 ini menjelaskan materi dan kiat saat mengikuti test seputar literasi, numerasi dan kebhinekaan.
Ketiga mahasiswa DKV dari angkatan 2020 yang lolos tahap pertama dari enam mahasiswa yang mendaftar, yaitu Nada Rajni Zahirah, Nadia Emilia Putri dan Salman Al Farisi terlihat sangat antusias mengikuti sesi pembekalan sebelum menghadapi test via online yang dilaksanakan pada Rabu, (14/12/2022).
Moderator Kampus Mengajar batch V, Basnendar Herry Prilosadoso menyampaikan, setelah lolos tahap desk evaluasi administrasi, ketiga mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta yang sudah mendaftar Kampus Mengajar V, maka tahapan selanjutnya seleksi berupa test numerasi, literasi, dan VCAT secara online.
“Maka dari itu, atas inisiasi program studi mengadakan sesi pembekalan untuk memberi informasi, wawasan, pengetahuan, dan kiat dalam mengikuti seleksi nantinya,” tutur Basnendar.
Kampus Mengajar adalah sebuah program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa selama 1 (satu) semester untuk membantu para guru dan kepala sekolah jenjang SD dan SMP dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang terdampak pandemi.
“Melalui program ini, mahasiswa bisa membaktikan ilmu, keterampilan, serta menginspirasi para murid sekolah dasar dan menengah tersebut untuk memperluas cita-cita dan wawasan mereka,” terangnya.
Basnendar yang juga dosen DKV ini berharap dengan kegiatan ini mahasiswa dapat lebih dini apa saja materi test Kampus Mengajar sehingga dapat menjawab soal dengan benar.
Kaprodi DKV Asmoro Nurhadi Panindias menambahkan pihaknya sangat mendukung pembekalan kepada mahasiswa agar bisa mempersiapkan lebih awal dan tentunya diharapkan bisa lolos di Kampus Mengajar angkatan V untuk menambah wawasan, memenuhi target IKU, serta tetap menjaga tradisi setiap tahun ada mahasiswa DKV yang lolos mengikuti program dari Kemendikbudristek ini.








