Disdukcapil Surakarta Hadirkan Bestie-Ku, Pelajar Bisa Rekam KTP-el dan Aktivasi IKD

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menghadiri peluncuran dan Workshop Program Bestie-Ku (Bocah Enerjik Solo, Tertib Identitas dan Edukasi Kependudukan) yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surakarta di Pendopo Kecamatan Laweyan, Selasa (14/7/2026).

Program Bestie-Ku merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang menyasar generasi muda, khususnya pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Melalui program ini, Disdukcapil menghadirkan layanan perekaman KTP-el, pencetakan KTP-el bagi pelajar berusia 17 tahun ke atas, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Selain mempermudah pemutakhiran dokumen kependudukan, program tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi pelajar mengenai pentingnya tertib administrasi kependudukan sekaligus memperkenalkan transformasi layanan publik berbasis digital.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengapresiasi inovasi Disdukcapil yang menghadirkan layanan jemput bola kepada kalangan pelajar.

“Program Bestie-Ku merupakan inovasi yang sangat baik karena tidak hanya memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan, tetapi juga mengedukasi generasi muda agar memahami pentingnya memiliki identitas kependudukan sejak dini. Tertib administrasi adalah fondasi dalam memperoleh berbagai layanan publik di masa depan,” ujar Astrid.

Menurutnya, kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap menjadi kebutuhan dasar setiap warga negara untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga pelayanan pemerintahan.

Astrid menambahkan, kehadiran Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Surakarta guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, aman, dan efisien.

“Semoga melalui Program Bestie-Ku ini dapat menjadi sebuah gerakan untuk mewujudkan generasi muda yang sadar administrasi kependudukan, melek digital, serta mampu menjadi pelopor pelayanan publik yang berkualitas. Anak-anak muda inilah yang nantinya akan menjadi agen perubahan dalam membangun budaya tertib administrasi di tengah masyarakat,” katanya.

IKD merupakan inovasi layanan administrasi kependudukan yang memungkinkan masyarakat menyimpan identitas kependudukan secara digital melalui telepon seluler dengan sistem autentikasi yang aman. Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di Kota Surakarta.

Melalui Program Bestie-Ku, Pemerintah Kota Surakarta berharap semakin banyak pelajar yang memiliki dokumen kependudukan secara lengkap, memahami pentingnya administrasi kependudukan sejak dini, serta siap memanfaatkan layanan digital sebagai bagian dari terwujudnya pelayanan publik yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Program ini juga menjadi salah satu upaya Pemkot Surakarta dalam membangun budaya tertib administrasi kependudukan di kalangan generasi muda sebagai bekal menghadapi era digital dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di masa mendatang.