SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tak menghadiri gelaran Hari Ulang Tahun (HUT) Car Free Day (CFD) Solo yang ke-12, Minggu (12/6). Lantaran masih dalam perjalanan menuju Solo usai mengikuti pameran UMKM di Paris, Perancis, Gibran dikabarkan baru akan mulai bekerja pada Senin (13/6) esok. Digelar tanpa kehadiran orang nomer satu di Solo, acara ini tetap berjalan sukses dan cukup meriah dengan kehadiran Yan Vellia, Aliek Budiarta dan Owah Ger Band sebagai bintang tamu.
Bertempat di ruas jalan depan Rumah Dinas Loji Gandrung Solo, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa kembali mengulang sejarah adanya CFD di Kota Bengawan. Dalam sambutannya, Teguh menyebut untuk pertama kalinya CFD ini digelar di tahun 2010, di mana pada saat itu Solo di bawah kepemimpinan Joko Widodo dan FX Hadi Rudyatmo.
Sudah berjalan selama 12 tahun lamanya, gelaran CFD ini sempat terhenti 2 tahun akibat pandemi Covid-19. Sehingga pihaknya meminta kepada semua masyarakat baik pengunjung mapun pedagang dapat tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan.
“Covid ini kita berada di level aglomerasi level satu. Biarpun sudah kegiatannya 100 persen tapi tetap kita aware,” ucap Teguh dalam sambutannya, Minggu (12/6/2022).
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang berkolaborasi dengan komunitas Asosiasi Daur Ulang Sampah Indonesia (ADUPI), pihaknya meminta agar masyarakat dapat taat dalam membuang sampah.
“Sampah terutama karena CFD ini hubungannya dengan makanan. Tidak hanya olahraga saja seluruh makanan yang ada di Solo maupun Soloraya ini masuk semuanya di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Soedirman. Maka dari itu kami menghimbau di tempat-tempat tertentu sudah dibuatkan bak sampah, yang jualan juga disiplin, yang makan juga harus disiplin,” tegas Teguh.
Dalam gelaran ini,pihaknya juga menekankan hal yang harus menjadi perhatian masyarakat yakni dengan tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) di CFD agar tidak menyebabkan kerusuhan.
“Jangan sekali-kali masyarakat yang ada di CFD ini membuat hoaks. Seolah-olah menaranya ambruk, jadi kalau tidak sehat lebih baik di rumah saja,” ucap Teguh.
Pihaknya yang mewakili seluruh jajaran Pemkot Solo juga meminta kepada masyarakat untuk memberikan masukkan terhadap gelaran CFD.
“Silahkan memberi masukan. Kita hanya ingin bahwa yang jalan-jalan melakukan kegiatan olahraga ini benar-benar free (bebas) dari sesuatu yang mengganggu. Dari asap kendaraan, dan yang terakhir dari asap rokok. Jalan Slamet Riyadi sampai Jalan Jenderal Soedirman sepanjang CFD jam 5-9 kita bebas asap rokok. Kalau mau merokok masuk gang tidak boleh di sepanjang jalan CFD. Kalau nekat konangan (ketahuan) nyecekke (dimatikannya) di dalam kantongan,” terang Teguh.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan penjelasan pembagian slot pedagang maupun pengunjung agar dapat menciptakan CFD yang nyaman dan aman, tidak hanya bagi warga Solo namun juga warga dari berbagai daerah yang berkunjung.
“Ini baru diramu oleh Bapak Wali Kota (Gibran) mana-mana yang kira-kira untuk slot-slot pedagang, slot-slot untuk masyarakat yang ingin jalan sehat. Kita bagi-bagi supaya rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan CFD ini benar-benar dinikmati oleh masyarakat. Dan slotnya ditambah, kalau kemarin sebelumnya dari Purwosari maka kegiatannya nanti bergeser saja boleh. Di tempat Galabo untuk jualan boleh, kemudian di Benteng Vasternburg juga boleh untuk para pedagang. Termasuk di halaman Balai Kota (Solo),” terang Teguh.
Diungkapkan Teguh, halaman Balai Kota (Balkot) Solo dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat dalam CFD ini. Pihaknya yang memimpin gelaran HUT ini menekankan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan di CFD.
Tetap meneruskan kegiatan ini hingga dua belas tahun lamanya, pihaknya berharap agar CFD mampu menjadi gelaran mingguan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“CFD yang dilaksanakan di Kota Solo ini harus semakin baik, harus makin segar, menggembirakan. Jadi kalau bapak ibu sekalian setelah melakukan kegiatan di Slamet Riyadi setiap hari Minggu ini. Setelah sampai rumah harus ada sesuatu yang dibuat berbeda, yang menyehatkan menggembirakan menginspirasi apa yang akan dilakukan besok lagi,” tutup Teguh.







