SOLO, MettaNEWS – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-19 Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) pada Jumat (25/11) di Novotel Solo.
Sebanyak 350 peserta dari 23 provinsi di Indonesia hadir dalam Matakin bertema “Seorang Junzi mengutamakan kepentingan umum bukan kelompok” itu. Mereka merupakan perwakilan Makin (Majelis Agama Khonghucu Indonesia), wadah umat Khonghucu, rumah ibadat dan Matakin dari segala penjuru.
Munas Mutakin ke-19 dibuka dengan prosesi penabuhan tambur, thung dan simbal oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua Makin Solo, Henry Susanto, Ketua Umum Matakin Budi S. Tanu Wibowo dan semua jajaran Matakin Indonesia.
Dalam kesempatan Munas tahun ini, Matakin memberikan 30 ton pupuk dan 1.250 bibit tanaman kepada Pemerintah Kota Solo sebagai bentuk kepedulian terhadap global warming.
Ketua Makin Solo sekaligus Ketua Panitia Munas Matakin ke-19, Henry Susanto mengatakan Munas Matakin kali ini akan berlangsung selama 3 hari, yakni Jumat-Minggu, 25-27 November 2022.
“Banyak masalah yang dihadapi disetiap tahunnya seperti registrasi, pendidikan dan tentunya sumbangsih apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat Indonesia, keberadaan kita bisa ada gunanya, harapan kami kedepan umat Khonghucu bisa berkiprah di masyarakat,” ujarnya.
Dalam Munas Matakin ke-19 akan ada pemilihan ketua umum baru yang nantinya akan bertugas empat tahun menggantikan Budi S. Tanu Wibowo dan ketua harian Matakin Indonesia.
“Ada catatan khusus dari Pak Ganjar tadi, bahwa apa yang akan dihadapi Matakin ke depan berat, tentunya umat Khonghucu harus siap menghadapi tiap tantangan. Apa yang disampaikan Pak Ganjar, kebersamaan yang menjadi fokus kita pertahankan, harus kita perkuat lagi sehingga tidak ada perbedaan,” tandasnya.
Di kesempatan yang sama, Ganjar berpesan agar Matakin untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menghadapi situasi yang kian hari tidak mudah.
“Semangat dari Matakin untuk berkontribusi menurut saya perlu disambut dengan baik dan tentu saja banyak kegiatan yang bisa dilakukan keagamaan di keluarga Konghucu sudah pasti tapi yang sosial,” ujarnya kepada awak media.
Ganjar juga mengapresiasi apa yang dilakukan umat Khonghucu yakni dengan mengadakan kegiatan sekolah, kesehatan dan kegiatan peduli bencana.
“Mereka ikut berpartisipasi menurut saya bagus dan kami menyampaikan terima kasih. Mudah-mudahan Munasnya hari ini bisa lancar dan bisa merespon persoalan-persoalan kekinian dan di antara kekuatan komunitas dari Matakin aman bisa berkontribusi nyata kebangsa, negara, dan kemanusiaan,” tukasnya.







