SUKOHARJO, MettaNEWS – Meski gerimis turun, para santri di Pondok Pesantren Assalaam, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo antusias menyaksikan gerhana bulan total yang terjadi pada Selasa (8/11/2022) atau malam Rabu 14 Rabiulakhir 1444 Hijriah pukul 18.30 WIB.
Meski sempat mendung hingga hujan turun membasahi, saat memasuki waktu salat Magrib cuaca berangsur cerah. Meski fenomena alam ini dapat disaksikan dengan mata telanjang namun pihak pondok tetap menyiapkan beberapa teleskop yang dibagi-bagi di setiap sisi Stasiun Observasi Astronomi Pondok Pesantren Assalaam.
Ada tiga titik teleskop yang digunakan untuk memantau gerhana bulan. Untuk lantai atas, teleskop diperuntukkan para santri yang tergabung dalam Klub Astronomi Santri Assalaam.
Sedangkan di lantai bawah untuk para santri lainnya. Lalu satu teleskop besar di kubah Stasiun Observasi Astronomi digunakan untuk para pengamat.
Berdasarkan pantauan MettaNEWS, gerhana bulan sebagian terjadi pukul 19.21 WIB. Fenomena rona merah dari bulan juga masih bisa diamati dengan jelas oleh para santri maupun pengamat yang hadir. Juga dengan warna putihnya.
Para santri secara bergantian menyaksikan fenomena alam ini lewat teleskop. Tak jarang mereka juga mengabadikannya lewat kamera maupun gawainya. Ada pula yang berfoto bersama dengan latar belakang gerhana bulan yang berwarna kemerahan tersebut.
Salah satu santriwati yang juga pembimbing Klub Astronomi Pondok Pesantren Assalam, Mila Rosyta mengatakan sebelum pengamatan gerhana bulan pihaknya melakukan persiapan menata alat.
”Kami menyiapkan alat-alat dulu seperti teleskop, kamera dan laptop. Karena kita butuh backup dokumentasi juga. Selain itu tadi ada salat gerhana kita bantu menyiapakan jalannya salat,” terang Mila.
Adapun pemandangan gerhana bulan merah putih ini membuatnya takjub akan kekuasaan Tuhan. Ia pun bersyukur dapat menyaksikan fenomena alam indah ini di malam 14 Rabiulakhir 1444 Hijriah.
”Perasaan saya senang dan semangat karena fenomena gerhana bulan ini tidak sering terjadi, dan kebetulan langitnya tadi lumayan bersahabat meskipun agak gerimis ya jadi bisa mengamati secara jelas fenomena gerhananya,” terangnya.
Pemandangan gerhana bulan ini berlangsung hingga pukul 19.49 WIB menuju gerhana bulan total. Setelah melewati jam tersebut pemandangan gerhana bulan akan nampak seperti bulan purnama biasanya.







