Dampak Proyek Viaduk Gilingan, Beberapa Wilayah Solo Alami Gangguan Air Mulai 15 April Besok

oleh
Dampak Proyek Viaduk Gilingan
Pengerjaan pemotongan dan penyambungan pipa transmisi di Viaduk Gilingan Kamis (13/4/2023) | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Dampak proyek Viaduk Gilingan akan terasa kembali oleh masyarakat. Kali ini masyarakat bakal terkena dampak gangguan air bersih mulai tanggal 15 April besok.

Gangguan air bersih ini karena pipa penyalur air dari Perumda Toya Wening atau PDAM Kota Solo akan ada pemotongan dan penyambungan pipa transmisi sepanjang 600 meter akibat pengerukan tanah di Viaduk Gilingan.

Sebelumnya masyarakat harus terkena dampak macet di beberapa titik jalan kota Solo selama pengerjaan viaduk Gilingan.

Direktur Perumda Toya Wening Kota Solo Agustan mengungkapkan gangguan air ini harus terpaksa terjadi lantaran pipa memang berada di 1,5 meter di bawah jalan Ahmad Yani.

“Karena pengerjaan jalan harus turun maka pipa PDAM itu harus pindah jalur. Jadi sebenarnya kami juga bagian dari dampak pekerjaan itu,” ungkap Agustan Kamis (13/4/2023).

Dampak Proyek Viaduk Gilingan, Proses Pengerjaan Pipa PDAM

Dari jadwal sebelumnya, Agustan menjelaskan, pengerjaan akan berlangsung setelah lebaran antara 3-4 Mei 2023. Namun karena kepentingan proyek PDAM diminta maju di tanggal 15 April.

“Sebelumnya sehabis lebaran, agar pas lebaran masyarakat tidak mengalami kendala. Kami juga sudah berkoordinasi dengan mas wali (Gibran) dan setuju untuk maju. Setelah perhitungan waktu maka terpilih tanggal 15 dengan mempertimbangkan risiko yang ada,” paparnya.

Lebih lanjut, pengerjaan pemindahan pipa PDAM ini berkisar antara 3 sampai 4 jam saja. Namun usai pipa tersambung aliran air akan mengalami masalah karena pipa kosong dan memerlukan waktu agar kembali normal.

“Setelah tersambung Ini kan tidak sama dengan PLN. kalau PLN sama langsung nyala ya, kalau air itu enggak karena dalam posisi kosong dengan diameter pipa besar itu perkiraan kami kira-kira 5 hari bisa normal. Jadi bukan berarti bahwa selama 5 hari itu enggak mengalir, tetap bisa tapi wilayah yang terkena dampak itu memang tekanannya akan turun,” Jelas Agustan.

Selanjutnya wilayah-wilayah yang terkena dampak tersebut meliputi Kelurahan Pajang, area Solo Square sampai Kleco, Karangasem, Jajar, Manahan, Sumber, Gilingan, Banyuanyar, Ngemplak, dan sebagian Perumahan Fajar Indah dan Jalan Ahmad Yani.

Selain itu wilayah Karanganyar juga dapat terdampak yakni di Klodran dan Baturan Kecamatan Colomadu.

Perumda Toya Wening Kota Solo mengimbau kepada masyarakat yang wilayahnya terkena dampak agar segera melakukan kegiatan antisipasi. Misalnya dengan menyiapkan dan menampung air bersih untuk cadangan kebutuhan air sebelum proyek berlangsung.