SOLO, MettaNEWS – Sebuah tas kain yang teronggok di tepi jalan Arifin, tidak jauh dari Balaikota Solo dan Markas Detasemen Polisi Militer IV/4, menarik perhatian Boni (52), Rabu (30/3/2022) pagi pukul 5.30. Perempuan asisten rumah tangga itu pun memeriksa isinya, tapi langsung terkejut melihat di dalam tas ada benda asing.
Betapa tidak, benda itu mirip dengan bom yang sering muncul di film. Beberapa batang pipa merah, jalinan kabel dan terlihat ada pengukur waktu digital yang menyala. Langsung penemuan itu dilaporkan kepada petugas Denpom yang sedang menjaga markasnya.
Informasi yang dihimpun MettaNews dari berbagai sumber, sekitar pukul 6, anggota Denpom Serda Agus dan Pelda Suhendartono, memeriksa benda temuan itu. Karena tak memiliki alat yang memadai, keduanya menggunakan galah bambu yang disiapkan untuk menangani kebakaran.
Apa yang mereka lihat, membuat kedua petugas melapor ke Kapten CPM Sigit, atasan mereka yang langsung memerintahkan melapor ke Satbrimob.
Tak berapa lama, Komandan Batalyon C Sat Brimob Polda Jateng, Kompol Langgeng Sugito datang ke tempat penemuan. Sementara itu, polisi sudah mengamankan lokasi termasuk menutup Jalan Jenderal Sudirman.
Pukul 07.56, barang temuan itu dievakuasi ke Benteng Vastenburg. Namun beberapa saat kemudian, Langgeng Sugito memastikan temuan itu bukan bom atau barang berbahaya lainnya.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memuji kepedulian warga dan kesigapan aparat dalam menangani temuan yang terjadi di hari pertama perhelatan G20 di Solo itu.
“Aparat tetap siap, kami pastikan G20 bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.








