Ceria Bersama Yatim Piatu, Walikota Gibran Salurkan Zakat Baznas

oleh
oleh
baznas solo
Walikota bersama Baznas Solo menyerahkan santunan pada anak-anak yatim piatu | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surakarta, Kamis (28/4/2022) menggelar kegiatan Baznas Berbagi Ceria Dengan Yatim Kota Surakarta di halaman Balai Kota Surakarta. Pada kesempatan tersebut Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bersama anggota Forkopimda Kota Surakarta ikut bergabung sekaligus menyalurkan zakat secara simbolis pada puluhan anak yatim dari berbagai panti asuhan muslim di Kota Surakarta.

Ketua Baznas Surakarta Muhamad Qoyim menyampaikan bertepatan dengan bulan suci Ramadan Baznas mengajak sebanyak 42 anak yatim piatu dari Pondok Al Ikhlas dan panti asuhan Putra Muhammadiyah untuk keliling kota naik bis tingkat untuk mengenalkan tempat-tempat wisata, pusat keramaian, museum dan balaikota. 

Biar mereka ada pengalaman, ada transfer knowledge agar mereka tahu oh ini yang namanya Loji Gandrung, ini balaikota, Pasar Gede. Ada transportasi bis seperti ini juga. Jadi pengetahuan mereka bisa bertambah,” terang Qoyim. 

Ngabuburit naik bis tingkat tersebut finish di Balaikota Solo. Di halaman Balaikota  anak-anak mengikuti permainan, edutaiment dan diberikan santunan. Dari pondok al ikhlas dan panti asuhan putra muhammadiyah. 

“Sebelumnya kami sudah melakukan kegiatan santunan yatim piatu per kecamatan. Anak-anak yatim piatu nya kita datangkan ke kelurahan, dan ada penyerahan santunan dan sembako,” ungkap Qoyim. 

Qoyim menuturkan data pada Kamis (27/4/2022) jumlah zakat yang terkumpul sebesar Rp112.555.500,- dan telah dikemas dalam bentuk kantong zakat fitrah berisi beras 2.75 kg. 

“Totalnynya sebanyak 3410 kantong zakat fitrah beras atau sebesar 9.2 ton beras. Saat ini sudah disalurkan dan masih proses penyaluran,” terang Qoyim.

Ditambahkan Qoyim, Baznas Solo baru saja melaunching sedekah melalui QRIS. Meskipun baru satu bulan berjalan Qoyim menyebut laporan transaksi dari para dermawan bersedekah melalui QRIS sudah mulai banyak. 

“Untuk sedekah masih didominasi transfer bank. Yang menyerahkan donasi datang langsung ke kantor tinggal sedikit hanya sekitar 1% saja. Menyusul yang melalui QRIS ini lebih besar daripada yang datang langsung,” ujarnya. 

Qoyim menyebut Baznas akan memasang QRIS di masjid-masjid mal, di masjid pemerintahan sehingga ketika masyarakat ingin infak tinggal scan barcode QRIS. 

Pada kesempatan tersebut Walikota menyerahkan zakat fitrah dari PNS, TNI serta Polri kepada 42 anak yatim dan bantuan 10 trolley untuk mengangkut barang di pasar dan beras untuk buruh gendong Pasar Legi. 

Walikota Gibran menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan amanah yang diemban dilaksanakan dengan sangat baik dalam mengumpulkan zakat dari para muzaki di TNI, PNS dan Polri. 

“Langkah Baznas sudah luar biasa. Namun akan lebih banyak menerima zakat dengan QR Code yang segera dilaksanakan. Untuk trolley bagi para buruh gendong dengan cepat direspon. Ini harus rutin dilakukan, pokoknya Baznas itu kepanjangan tangan dari Pemkot Solo Yang tidak bisa di handle Dinsos, Kesra dan lainnya,” beber Gibran.