Catat Sejarah, Solo Raya Great Sale 2025 Kolaborasi Antar Daerah, Target Transaksi Rp7 Triliun

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Solo Raya Great Sale (SRGS) 2025 terus menunjukkan progres signifikan jelang pembukaan resmi. Dalam agenda media visit ke Metta Solo FM pada Selasa (24/6/2025), Ketua Umum SRGS 2025, Ferry Septha Indrianto, didampingi Wakil Ketua SRGS Farid Sunarto dan R. Ay. Febri Dipokusumo menyampaikan progres SRGS).

Ferry mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar festival diskon, tapi tonggak sejarah kolaborasi ekonomi antarwilayah di Indonesia.

“Alhamdulillah Solo Raya Great Sale sudah sampai pada tahap ini. Semangat aglomerasi ini akan meningkatkan ekonomi antar daerah. Ini sejarah, untuk pertama kalinya delapan Kadin dari tujuh kabupaten/kota dan satu provinsi bisa duduk bersama, menyatukan arah,” ujar Ferry.

SRGS 2025 telah ditetapkan sebagai program nasional oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, menyusul Jakarta Great Sale. Airlangga bahkan menyampaikan bahwa di tengah tantangan perekonomian, transaksi sekecil apa pun—bahkan Rp1—sangat berarti bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau Jakarta targetnya Rp14 triliun dengan lebih dari 60 mal, Solo mungkin tidak sebesar itu. Tapi kami aktifkan semua potensi. Kami dorong sinkronisasi kebijakan antar daerah. Ini upaya penting,” lanjut Ferry.

Dalam upaya menyatukan visi daerah, Ferry menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah dan juga mempresentasikan program ini kepada Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie serta seluruh Kadin provinsi. Ia berharap Solo Raya bisa menjadi benchmark aglomerasi daerah lain di Jawa Tengah.

“Target transaksi Rp7 triliun sesuai arahan pemerintah. Dengan waktu enam bulan tersisa, kita harus mencapai pertumbuhan konsumsi masyarakat hingga 70 persen agar bisa mendongkrak kontribusi 4,8 persen terhadap perekonomian,” tegas Ferry.

Wakil Ketua SRGS 2025, R.Ay. Febri Dipokusumo, menambahkan bahwa puncak pembukaan akan digelar pada 29 Juni 2025 dengan agenda kirab budaya dan parade ekonomi lintas daerah.

“Tujuh kepala daerah dan Gubernur akan mendorong troli berisi produk UMKM lokal dari titik start hingga Ngarsopuro. Puncaknya, mereka akan meletakkan potongan puzzle di gunungan sebagai simbol penyatuan daerah,” papar Febri.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga dapat menyaksikan miniatur dari tujuh kabupaten/kota di Solo Raya yang menampilkan produk unggulan masing-masing.

SRGS 2025 menjadi ajang tahunan ke-11 dan diharapkan mampu menggeliatkan ekonomi rakyat, khususnya sektor UMKM.

Seluruh transaksi juga akan diarahkan menggunakan metode non-tunai dengan sistem QRIS Rp1, sebagai bagian dari sosialisasi digitalisasi keuangan.

“Setiap belanja minimal Rp50 ribu di tenant SRGS akan mendapatkan kupon undian. Hadiah utamanya berupa mobil, motor, dan peralatan elektronik. Kami harap masyarakat ikut meramaikan dan merasakan manfaat ekonomi dari event ini,” pungkas Febri.