BPOM dan Pemkot Surakarta Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan MBG, Layanan MPP Sudah 143 Kali

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Surakarta bersama Pemerintah Kota Surakarta memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan perlindungan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Mal Pelayanan Publik (MPP) Surakarta serta koordinasi teknis penguatan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SIGAP MBG.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kota Surakarta, Rabu (28/10/2026), dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Achmat Ardianto, Kepala BPOM di Surakarta Taufiqurrohman, Asisten Sekretaris Daerah Kota Surakarta Purwanti, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Pendidikan Kota Surakarta.

Kepala BPOM di Surakarta, Taufiqurrohman, menyampaikan bahwa layanan BPOM yang tersedia di MPP Surakarta telah memberikan pelayanan sebanyak 143 kali sepanjang Januari hingga September 2026.

Layanan tersebut mencakup perizinan dan konsultasi di bidang Obat dan Makanan. Kehadirannya tidak hanya mendukung perlindungan kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memperoleh informasi dan mengakses layanan perizinan.

“Layanan BPOM di MPP Surakarta memberikan manfaat, bukan hanya bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga bagi perekonomian. Karena itu, Nota Kesepakatan MPP Surakarta perlu diperpanjang agar kolaborasi dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku usaha dapat terus ditingkatkan,” ujar Taufiqurrohman.

Menurutnya, keberlanjutan kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat akses pelayanan publik sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha, khususnya di bidang Obat dan Makanan.

Perkuat Keamanan Pangan Program MBG melalui SIGAP MBG

Selain memperpanjang kerja sama pelayanan publik, BPOM di Surakarta dan Pemkot Surakarta juga memperkuat koordinasi teknis pengawasan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis melalui SIGAP MBG.

Wali Kota Surakarta Respati Achmat Ardianto mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara BPOM dan Pemerintah Kota Surakarta. Ia berharap kolaborasi kedua pihak semakin intensif, terutama dalam memastikan keamanan dan mutu pangan dalam pelaksanaan Program MBG.

Respati juga mendukung penguatan SIGAP MBG sebagai inisiatif BPOM di Surakarta untuk meningkatkan pengawasan dan pendampingan keamanan pangan dalam program tersebut.

SIGAP MBG merupakan singkatan dari Sistem Integrasi Pendampingan, Pengawasan, dan Mitigasi Keamanan Pangan Program MBG. Program ini mengintegrasikan berbagai upaya pendampingan, pengawasan, edukasi, serta mitigasi risiko keamanan pangan melalui koordinasi lintas sektor.

Melalui sistem tersebut, pengawasan keamanan pangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi, mulai dari proses penyediaan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat.

Keterlibatan berbagai perangkat daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program, sehingga potensi risiko keamanan pangan dapat diidentifikasi dan diantisipasi sejak dini.

Dorong Pelayanan Publik dan Perlindungan Masyarakat

Penguatan kerja sama antara BPOM di Surakarta dan Pemerintah Kota Surakarta menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah diakses sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat.

Di satu sisi, keberadaan layanan BPOM di MPP memberikan kemudahan konsultasi dan perizinan bagi masyarakat serta pelaku usaha. Di sisi lain, penguatan SIGAP MBG diarahkan untuk memastikan makanan yang disediakan dalam Program MBG memenuhi aspek keamanan dan mutu pangan.

Melalui perpanjangan Nota Kesepakatan MPP dan koordinasi teknis SIGAP MBG, kedua pihak berkomitmen melanjutkan kolaborasi melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemudahan berusaha, tetapi juga mendukung penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis yang aman, bermutu, dan memberikan perlindungan optimal bagi seluruh penerima manfaat.