BALI, MettaNEWS – Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) terus memperkenalkan kehadirannya kepada warga Muhammadiyah, Aisyiyah, serta masyarakat Bali. Kali ini, sosialisasi dilakukan langsung oleh Rektor BIM University, Prof. Harun Joko Prayitno, M.Hum., di Masjid KH Ahmad Dahlan, Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kota Denpasar, Minggu (4/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Harun menyampaikan berbagai informasi mengenai visi, misi, serta komitmen BIM University dalam mengembangkan pendidikan tinggi Muhammadiyah di Pulau Dewata.
Menurut Prof. Harun, kehadiran BIM University merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan tinggi, khususnya di Bali.
BIM University diharapkan dapat menjadi ruang pendidikan yang terbuka bagi masyarakat dengan mengedepankan kualitas pendidikan, pembentukan karakter, serta semangat keberagaman.
“BIM University hadir sebagai bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan tinggi di Bali,” kata Prof. Harun dalam kegiatan tersebut.
BIM University resmi berdiri pada 21 April 2026 dan berkedudukan di Kota Denpasar. Perguruan tinggi tersebut hadir dengan semangat internasional sekaligus membawa komitmen untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Prof. Harun yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkenalkan berbagai kesempatan pendidikan yang tersedia bagi calon mahasiswa.
Salah satunya berupa program beasiswa 50 persen bagi warga Muhammadiyah. Selain itu, terdapat peluang memperoleh beasiswa hingga 100 persen bagi pendaftar yang memenuhi kriteria tertentu.
Perkuat Kiprah Muhammadiyah di Bali
Sosialisasi di Masjid KH Ahmad Dahlan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahim dan kulo nuwun BIM University kepada keluarga besar Muhammadiyah, Aisyiyah, serta masyarakat Kota Denpasar.
Melalui kehadiran perguruan tinggi tersebut, Muhammadiyah diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya melalui sektor pendidikan tinggi.
BIM University juga diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang mampu merespons kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia yang semakin dinamis.
Prof. Harun menekankan pentingnya membangun kebersamaan antara perguruan tinggi, persyarikatan Muhammadiyah, dan masyarakat.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak akan menjadi modal penting agar BIM University dapat berkembang dan menjadi aset bersama Persyarikatan Muhammadiyah di Bali.
Kehadiran BIM University juga diarahkan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter, akhlak mulia, wawasan internasional, serta kemampuan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Sosialisasi di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kota Denpasar menjadi salah satu langkah BIM University untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan peluang pendidikan tinggi Muhammadiyah di Bali.
Dengan hadirnya BIM University, masyarakat Bali kini memiliki tambahan pilihan untuk mengakses pendidikan tinggi yang menggabungkan kompetensi akademik, karakter, nilai-nilai Muhammadiyah, serta wawasan internasional.








