SRAGEN, MettaNEWS – Seorang pria paruh baya, Sastro Utomo Sugiman (53) warga Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen, ditemukan tewas di aliran Bengawan Solo, Selasa (16/8/2022). Sastro dilaporkan jatuh dari jembatan Sapen saat berupaya melarung keris pusaka keluarga ke sungai.
Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto dalam siaran pers mengatakan, kecelakaan itu terjadi Minggu (14/8) siang pukul 11.15. Satro bersama keponakannya, memarkir motor di jembatan Sapen yang terletak di Desa Kedungupit, Ngrampal, Sragen.
“Ceritanya, korban ini ingin membuang pusaka yang katanya ‘ngamuk’ ke sungai. Setelah sampai di jembatan Sapen, dia turun ke kolong jembatan. Ponakannya, Ryan mencoba memegangi baju, tapi korban terjatuh ke sungai yang airnya sedang naik tinggi,” paparnya.
Tidak diketahui pasti apakah korban terjatuh atau sengaja terjun ke sungai untuk bunuh diri. Namun, Basarnas bersama sejumlah relawan potensi SAR di Sragen bekerja sama melakukan misi pencarian.
Pencarian dilakukan dengan menyisir sungai menggunakan beberapa perahu karet. Hingga kemudian, di hari ketiga jenazah korban terlihat mengapung di aliran sungai, lebih kurang 3,5 km dari tempat kecelakaan terjadi.
“Terimakasih kepada semua pihak dan relawan yang telah mendukung misi ini. Dengan ini, operasi SAR kami nyatakan ditutup dan semua elemen yang terlibat di dalamnya, kembali ke pangkalan masing-masing,” ujar Heru Suhartanto.







