Bedil Replika Bikinan Mbah Kirun Digemari Airsofter Walau Cuma Berbahan Pipa Pralon

oleh
oleh
Sugiyanta alias Mbah Kirun dengan replika senapan Arisaka yang dia buat untuk pehobi airsoft gun. | MettaNEWS/Ari Kristyono

PEHOBI olahraga airsoft gun pasti paham mahalnya unit replika senjata api yang mereka pakai untuk bermain. Pun, unit pabrikan jenis dan tipenya relatif terbatas. Seorang perajin di Karanganyar, memecahkan masalah itu, dia bisa membuat unit airsoft gun tipe dan model apa pun dengan harga murah.

“Saya memanfaatkan bahan PVC dari pipa air, lalu saya bentuk menjadi unit yang diinginkan. Peralatannya cuma pisau cutter, lem, amplas, sedikit dempul  dan cat duco untuk finishingnya,” terang Sugiyanta (41) yang oleh komunitasnya lebih dikenal dengan nama Mbah Kirun di rumahnya di Kampung Titang RT 04 RW 07 Kelurahan Bejen, Karanganyar.

Sugiyanta alias Mbah Kirun, sejak setahun lalu mulai menekuni hobi airsoft gun. Saat ini dia adalah ketua Beast (Bengawan Air Soft Blaster Tactical) Karanganyar, klub airsofter yang menginduk pada Porgasi (Persatuan Olahraga Airsoft Indonesia).

“Ketika itu saya merasakan, mendengar keluhan banyak teman-teman mengenai unit airsoft gun yang mahal. Contoh replika senapan serbu tenaga elektrik, harganya 5-6 bahkan ada yang sampai belasan juta untuk model tertentu,” ujar penjaga SD 02 Bejen Karanganyar itu.

Dengan mengandalkan tangan terampilnya, pria yang juga sering menerima pesanan rangkaian mahar perkawinan itu mengotak-atik lembaran PVC yang dia bikin dari pipa ukuran 3 dim, untuk membentuk model senapan airsoft. Proses beberapa bulan, ternyata dia tak cuma menemukan cara membentuk body senapan, namun sampai mekanisasinya. Gerendel, ruang peluru, laras, pelatuk semua dia bikin dari PVC atau logam. Hanya pegas yang harus dia beli.

Kirun menunjukkan beberapa model senapan model lama yang langka di pasaran, justru banyak digemari pehobi airsoft. Seperti Lee Enfield, Garand, hingga beragam model senapan penembak runduk bisa dia wujudkan dengan kemiripan yang mengesankan.

“Mau yang model baru juga bisa, ini yang belum selesai mau bikin SRS sniper. Yang ini mau dibikin Ruger Mini popor lipat seperti yang dipakai di film The A Team. Pokoknya semua model bisa saya usahakan, meski kadang hanya meniru dari gambar. Yang penting agak sabar, karena semua buatan tangan dan saya tidak punya asisten,” ujarnya.

Butuh waktu 1 hingga 1,5 bulan bagi Kirun untuk menyelesaikan satu model senapan. Harganya berkisar antara Rp 1,5 – 2,5 juta tergantung model.

“Kualitasnya boleh diadu dengan buatan pabrik. Banyak yang puas, power dan jarak tembaknya pun tidak kalah,” pungkasnya.