SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ternyata juga aktif di sosial media Twitter. Hal ini terlihat dari akun Twitter pribadinya @gibran_tweet yang aktif membalas cuitan warganet. Terlebih soal keluhan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Solo, Gibran selalu merespon setiap keluhan yang ada.
Salah satunya ketika seorang warganet dengan akun @anwarmustafa mengeluhakan aturan berpakaian. Pada cuitan akun tersebut diketahui bahwa dirinya sempat dilarang masuk kantor kelurahan.
“Tadi pagi ke Kelurahan Sriwedari Laweyan, Solo. Namun dilarang masuk hanya karena saya celana pendek. Padahal saya pakai sepatu dan jaket karena selesai olahraga, apakah ini juga perda dari walikota solo?” tulis akun Twiteer @anwarmustafa, pada Jumat (20/5/2022) lalu.
Selang lima hari, Gibran menanggapi cuitan tersebut dengan memberikan permohonan maaf.
“Saya minta maaf pak. Lewat saya langsung aja pak biar gak ribet. Ada yg bisa kami bantu?,” cuit Gibran di akun Twitter miliknya, Rabu (25/5/2022).
Namun lantaran hal ini Gibran justru kena semprot warganet. Gibran dinilai menyalahi cara berpakaian yang sesuai dengan aturan yang ada. Hal ini terlihat dari akun @yusuf3x.
“Budaya ingin dihormati oleh pegawai kelurahan udah ketinggalan jaman mas gib, sebaiknya jangan begitu. Gimana kalau ada orang miskin bajunya sobek ditolak staf njenengan?,” tulis akun @yusuf3x.
Tak berhenti di sini, pasalnya satu akun dari @txtfromsoc memberikan cuitan pedas pada Kamis (26/5) lalu.
“Rasah nggawe aturan dewe bos, aturan berpakaian rapi (celana panjang) yo diikuti, ojo rumongso Wali Kota trus sak penakmu dewe nggawe Statement! @gibran_tweet @PEMKOT_SOLO,” tulisnya.
Akun yang menandai Gibran dan akun resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Solo itu nampaknya memancing Gibran untuk memberikan balasan.
“Saya cuma mau mencoba membantu warga pak,” balas Gibran, Kamis (26/5/2022).
Permasalahan tentang keluhan satu orang warganet pun akhirnya sempat menjadi bahan perbincangan warga Twitter hingga berita ini diturunkan. Sebelumnya Gibran yang pada Minggu (29/5) kemarin hadir si gelaran Solo Art Market (SAM) ditanyai awak media mengenai permasalahan ini juga sempat memberikan komentar.
“Ya kalau aturannya berpakaian sopan. Tapi kan saya kemarin nanggepinya di sosmed ya kan kalau sosmed nggak ada aturannya. Apa yang masuk ya kita layani. Aja (nggak usah) kaku-kaku kalau di sosmed itu aja,” terang Gibran saat ditemui di Ngarsapura, Solo, Minggu (29/5/2022).
Gibran menyebut segala jenis keluhan akan ia tampung. Pihaknya pun menyarankan untuk warga Solo yang tidak mau kerepotan dengan aturan tersebut agar dapat memanfaatkan layanan ULAS.
“Ya kalau di sosmed apa aja ya kita tangguhke. Tapi kalau bisa ya berpakaian sopan. Kalau nggak mau ribet ya lewat ulas lewat DM saya. Gampang, nggak semuanya harus lewat kelurahan. Kalau nggak kelurahan ya kalau bisa ya sing rapi pakaiannya,” tutupnya.








