Awali Semester Genap, Ratusan Murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Ikuti Pagi Ceria

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS  – Sebanyak 451 murid kelas I hingga VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Pagi Ceria dan Apel Hari Pertama Semester Genap pada Senin (5/1/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada hari pertama masuk sekolah semester genap.

Pelaksanaan Pagi Ceria dibagi di dua lokasi. Murid kelas I, II, dan III mengikuti kegiatan di hall sekolah, sedangkan murid kelas IV, V, dan VI melaksanakan kegiatan di Masjid Kottabarat.

Di hall sekolah, kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh guru Al Islam, Ustaz Wahyu Widodo. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh murid untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Swt. atas nikmat kesehatan sehingga dapat kembali bersekolah dan memulai semester II.

“Mari kita kuatkan kembali pelaksanaan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat,” terang Ustaz Wahyu.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang dipandu oleh guru PJOK, Fadlil Azim. Murid-murid tampak antusias mengikuti setiap gerakan.

Suasana semakin semarak saat seluruh murid menyanyikan lagu ciptaan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, berjudul Hari Baru. Kegiatan Pagi Ceria di hall sekolah ditutup dengan bersalaman antara murid dan guru.

Sementara itu, murid kelas IV, V, dan VI mengawali Pagi Ceria dengan salat duha berjemaah di Masjid Kottabarat. Kegiatan dilanjutkan dengan zikir, senandung asmaul husna, serta murajaah atau mengulang hafalan Al-Qur’an.

Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Ustaz Nursalam, memberikan motivasi kepada para murid agar siap menghadapi semester genap secara mental dan spiritual.

“Siapkan semester II dengan tiga B, yaitu berani mencoba, berbagi kebaikan, dan berdoa,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran serta membiasakan adab dan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

“Adab dan akhlak yang baik akan mengantarkan kita pada keselamatan dan kebahagiaan hidup, baik di dunia maupun di akhirat,” pungkasnya.