SOLO, MettaNEWS – Tokoh kreatif masyarakat Solo, Astrid Widayani meluncurkan Awali Fest yang mewadahi berbagai kalangan dalam Gerakan bersama untuk memberi dampak positif bagi masyarakat. Awali merupakan singkatan dari Astrid Widayani Peduli baru terbentuk bulan Januari 2024 ini menjadi wadah kreatif untuk berbagai kalangan. Pada sosialisasi event Awali Fest di CFD Slamet Riyadi, Minggu (28/1/2024) ini membuka cek kesehatan gratis bekerja sama dengan laboratiroum Parahita dan konsultasi kelas Bahasa Inggris dari Direct English Solo.
“Ini gerakan kemasyarakatan bersama teman-teman yang arahnya membawa banyak dampak positif untuk masyarakat khususnya Kota Solo. Karena kita melihat banyak sekali potensi-potensi yang bergabung dari berbagai bidang. Mulai dari budaya pariwisata, dari digitalisasi ekonomi kreatif dan sebagainya. Ini yang sudah banyak ada di kota Solo tetapi belum secara bersama-sama dimaksimalkan. Maka bersama teman-teman Awali ini sebuah gerakan kemasyarakatan yang tentunya di sini bisa membawa dampak positif,” tuturnya.
Rencananya Awali Fest akan berlangsung pada hari Sabtu (3 Februari 2024) di Balai Kota Surakarta. Berbagai kegiatan akan memeriahkan gelaran ini seperti lomba fotografi, pagelaran seni Arab Saudi, digitalisasi marketing, pariwisata dan pagelaran wayang kulit.
“Awali ini adalah sebuah support dan dukungan dari berbagai kalangan. Yang mana saya sering hadir di beberapa sisi di kota Solo baik dari sisi ekonomi kreatif UMKM pariwisata dan sebagainya. Dari teman-teman ini kami berkumpul dan bersama-sama membawa sebuah semangat baru atau wadah yang disebut dengan Awali ini. Slogan Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti ini sebagai semangat dari kegiatan Awali Fest 2024,” beber Rektor Universitas Surakarta ini.

Selain itu, Astrid menyebut kegiatan Awali Fest ini sebagai langkah semangat untuk mengawali tahun baru. Terlebih jelang Pemilu 2024.
“Kita berharap di Solo dengan kegiatan yang positif dengan kegiatan yang berdampak pada masyarakat perlu kita naikkan lagi. Kita bangun suasana aman, damai, tentram yang selama ini ada di Kota Solo. Sehingga kita gelar kegiatan yang sifatnya positif yang tidak memprovokasi. Kita mengambil gerakan ini itu sebagai gerakan positif yang berdampak pada masyarakat di bidangnya masing-masing,” tegasnya.
Awali Fest mengumpulkan berbagai komunitas dari banyak genre. Seperti komunitas seni, komunitas pariwisata, UMKM, entertaint, kepemudaan, rumah kebudayaan dan lainnya.
“Membuat kegiatan bareng-bareng sebuah festival untuk mengawali awal tahun. Tapi nanti kedepannya akan banyak kegiatan yang sifatnya eee apa ya ikut berkontribusi untuk kotak langsung yang dirancang untuk masyarakat. Ayo kita enggak usah ribut-ribut yang dari sisi politik yang katanya Solo semakin panas dan lain-lain. Kita fokus pada kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat sesuai bidangnya masing-masing,” pungkasnya.









