SOLO, MettaNEWS – Setelah Papua Original selesai membawakan lagu bernuansa Indonesia Timur, kini giliran penyanyi jazz asal Ambon, Andre Hehanussa beraksi. Andre yang membuka penampilannya dengan lagu berjudul Kuta Bali tampil mengenakkan setelan batik dan kemeja putih.
Andre nampak nyentrik dalam SCJ malam itu. Diringi violinis multi talenta, Mia Ismi dan Andre tampil kompak membawakan lagu-lagu andalan seperti Antara Kita, Terlalu Cinta, Bidadari, Maafkan, Sesaat Kau Hadir dan Rida Sita Dewi. Total ada 11 lagu yang Andre nyanyikan di Solo City Jazz.
SOLO, MettaNEWS – Setelah Papua Original selesai membawakan lagu bernuansa Indonesia Timur, kini giliran penyanyi jazz asal Ambon, Andre Hehanussa beraksi. Andre yang membuka penampilannya dengan lagu berjudul Kuta Bali tampil mengenakkan setelan batik dan kemeja putih.
Andre nampak nyentrik dalam SCJ malam itu. Diringi violinis multi talenta, Mia Ismi dan Andre tampil kompak membawakan lagu-lagu andalan seperti Antara Kita, Terlalu Cinta, Bidadari, Sesaat Kau Hadir dan Rida Sita Dewi. Total ada 11 lagu yang Andre nyanyikan di Solo City Jazz.
Termasuk lima lagu dari musisi lain seperti Widuri milik Bob Tutupoly, Masih Ada milik Warna, Kisah Kehidupan dari Utha Likumahuwa, lagu mendiang Glenn Fredly, Satu Kali Saja dan lagu Sewu Kutho milik almarhum Dedi Kempot.
Di tengah membawakan lagu-lagunya, Andre mengajak penyanyi muda Albert untuk membawakan single berjudul More.
Selain itu ia juga mengajak musisi yang hadir sebelumnya untuk bersama-sama menyanyi di atas panggung yang sama. Salah satunya yakni Deddy Dhukun.
“Saya respect sama beliau, jadi saya mau ada frame dengan Deddy Dhukun cuma saya takut kalau dia kesini dia suka ke penonton bahaya tapi kita coba saja,” kata Andre meminta ke panitia SCJ.
Trio musisi yakni Andre Hehanussa, Albert Fakdawer dan Deddy Dhukun secara bergantian menyanyikan lagu Masih Ada. Penonton juga ikut bernyanyi mengikuti alunan nada dan bait-bait lagu.
Haruskah kuteteskan air mata di pipi?
Haruskah kucurahkan s’gala isi di hati?
Oh, haruskah kau kupeluk dan tak kulepas lagi
Agar tiada pernah ada kata berpisah? Ho-wo-oh
Tiba-tiba Andre menyanyikan lagu yang sudah tidak asing lagi di telinga orang Solo. Sewu Kutho milik mendiang Didi Kempot menjadi lagu yang membuat penonton dari segala usia ikut bernyanyi. Dengan logatnya yang ketimuran Andre membawakan Sewu Kutho bersama penyanyi latarnya. Ia pun merasa kagum dengan lagu milik maestro lagu Jawa kelahiran Solo itu.
Pun dengan kotanya, Andre merasa kagum ketika berada di Solo dalam beberapa hari. Baginya Solo adalah kota berbudaya yang memiliki keramahan dan kekayaan kuliner yang beragam.
“Solo itu kota berbudaya, semua orang pengin ke sini karena pertama orangnya ramah, yang kedu makanan kuliner. Artinya apa Solo sangat siap untuk semua orang asing yang berbeda, makanan enak warganya enak suasananya enak, panggungnya juga enak,” katanya.
Solo City Jazz yang kala itu dihadiri Gusti Kanjeng Putri Mangkunegara IX dan GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo, kakak dari pemimpin Pura Mangkunegaran, Bhre Cakrahutomo atau Mangkunegara X itu membuat Andre harus meminta izin ketika akan bernyanyi. Pasalnya cucu Mangkunegara X bernama Andirini ikut bernyanyi bersamanya.
“Ini semua band juga anak Solo termasuk ada cucu Mangkunegaran 9 juga di sini namanya Andrini jadi saya mohon izin ya Gusti Sura dan Kanjeng Gusti Mangkunegara 9 saya ajak cucunya ini ikut nyanyi di atas panggung,” kata Andre kepada Gusti Kanjeng Putri Mangkunegara IX dan Gusti Sura.
Penampilan Andre kemudian berlanjut ke lagu Satu Kali Saja. Saat tampil membawakan lagu Glenn Fredly, tak lupa ia mengajak semua penonton untuk mendoakan penyanyi Jakarta yang telah berpulang pada 2020 silam itu.
Suara penonton sayup-sayup mulai terdengar dari berbagai arah. Ribuan suara itu kemudian memadati venue Solo City Jazz dalam sekejap. Terdengar serempak dan senada. Pantas saja lagu Sekali Ini Saja memang kerap dinyanyikan sejumlah penyanyi Tanah Air ketika manggung.
Sesi kemudian berganti ke lagu Bidadari. Penonton yang didominasi usia paruh baya kemudian mengambil peran. Mereka ikut bernyanyi bersama Andre sebait demi sebait hingga lagu ini selesai.







