Anak Petinggi Polri yang Diperiksa Dalam Kasus Pencabulan Murid Taekwondo Solo Punya Kedekatan dengan Tersangka 

oleh
Kasus Pencabulan Murid Taekwondo
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Ketua Pengkot Taekwondo Solo yang baru, Brillian Noktiluca Priliko telah Kepolisian periksa untuk menjadi saksi dalam kasus pencabulan murid taekwondo oleh pelatih Donny Susanto (44) beberapa waktu lalu.

Terpilihnya Brillian menjadi Ketua Pengkot Taekwondo Solo Minggu (7/5/2023) lalu, sempat mendapatkan penolakan dari Putra Sulung Presiden Jokowi dan orang tua siswa Taekwondo Solo.

Dari informasi yang MettaNEWS Himpun, Brillian yang berstatus saksi tersebut merupakan anak petinggi Polri berpangkat Brigadir Jenderal.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi membenarkan adanya status pemeriksaan dan hubungan keluarga Polri tersebut.

“Iya benar, meskipun saudara Brillian ini adalah putra dari petinggi polri. Artinya sudah kami sampaikan bahwa tidak ada kaitannya (dengan pemeriksaan),” kata Iwan Saktiadi, Kamis (11/5/2023).

Pemeriksaan kepada Brillian, karena memiliki kedekatan pribadi dan satu dojang (tempat latihan Taekwondo) dengan tersangka Donny Susanto.

Sebelumnya Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dugaan adanya keterlibatan pihak lain. Sementara dari testimoni orang tua, Brillian memiliki reputasi negatif.

“Bahwa saudara Brillian ini berdasarkan hasil pemeriksaan memang tidak ada kaitannya ataupun seperti dugaan yang beredar rumor dan lain sebagainya. Kami tidak bekerja berdasarkan rumor, tentunya kami berdasarkan keterangan-keterangan saksi,” jelas Kapolresta.

Lebih lanjut, saat ini total ada 20 saksi yang telah diperiksa, termasuk puluhan saksi yang diperiksa juga berasal dari keluarga korban, hingga petugas kesehatan yang melakukan visum kepada korban.

“Seluruh keterangan saksi yang sudah kami periksa menyatakan bahwa seluruhnya merujuk kepada menguatkan saudara Donny, sebagai pelakunya,” ucapnya.

Sampai saat ini, Iwan mengatakan belum ada tersangka lainnya. Hanya Donny Susanto yang saat ini menjadi tersangka dalam kasus pencabulan murid Taekwondo Solo ini.