SAHUR memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur merupakan sumber energi agar tubuh kuat puasa seharian. Selain itu ketika terbiasa untuk tidak mengkonsumsi apapun saat sahur akan menyebabkan perut menjadi kosong. Perut yang kosong bisa menyebabkan mual dan muntah karena naiknya asam lambung. Terlebih bagi anak-anak yang sangat aktif beraktivitas, tentunya sahur sangatlah penting bagi mereka yang masih dalam masa pertumbuhan.
Namun ada kalanya mengajak anak untuk sahur menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua. Pasalnya anak-anak cenderung malas bangun saat dini hari. terlebih bagi mereka yang lelah bermain atau tidur kemalaman. Bagi para orangtua pun harus ekstra sabar untuk membujuk anak-anak ikut sahur. Tentunya sebagai orangtua tidak ingin si buah hati melewati waktu sahur ini. Nah untuk bantu atasi rasa malas anak yang kadang muncul, Anda tidak perlu khawatir. Berikut tips-tips bagaimana mengatasi anak yang malas makan sahur:
Tidur malam lebih awal
Salah satu keluhan utama anak malas sahur adalah mengantuk. Rasa kantuk yang sangat pun dirasakan anak-anak saat Ramadan pun membuat anak-anak sulit bangun. Terlebih bagi mereka yang belum terbiasa. Pastinya anak-anak akan lebih memilih untuk lanjut tidur daripada makan sahur.
Maka dari itu untuk menghindari anak susah bangun, sebaiknya anak dianjurkan tidur lebih awal. Anda dapat mengusahakan anak-anak tidur sebelum jam 9 malam. Tidur malam yang cukup akan membuat anak lebih mudah bangun sahur tanpa rasa kantuk yang berlebihan. Bisakan juga anak untuk bangun melakukan ibadah saat malam hari, sehingga anak-anak akan terbiasa untuk bangun di waktu dini hari termasuk untuk sahur.
Sediakan menu favorit anak
Anak-anak lebih tergugah untuk makan sahur ketika disediakan makanan favorit. Bujuk mereka saat membangunkan dari tidurnya dengan mengatakan menu sahur. Anak-anak akan mudah terbujuk dengan sajian menu favorit yang menggugah selera. Terlebih mereka akan puasa selama seharian, sehingga waktu untuk menikmati menu favorit pun akan lama yakni saat waktu berbuka. Cara ini patut dicoba agar anak bersemangat untuk sahur.
Namun jangan lupa untuk tetap memperhatikan asupan nutrisi yang terkandung dalam makanan. Hindari makanan yang berpangawet, MSG ataupun mengandung banyak pewarna. Hindari makanan yang digoreng, fast food maupun mi instan agar nutrisi yang didapatkan akan bisa terpenuhi untuk sumber tenaga selama puasa.
Buat kreasi menu sahur
Menu yang sama setiap sahur tentu membuat anak bosan. Selain menyediakan menu favorit, para orangtua juga bisa berkreasi dengan membuat menu-menu baruagar anak lebih tertarik untuk menyantap hidangan sahur. Pasalnya menu sahur yang sama dibuat agar lebih efisien dan aman karena sudah tahu cara maupun bumbu yang diperlukan. Namun tidak ada salahnya mencoba bukan?. Jika Anda bingung dengan menu yang akan dibuat, cobalah untuk mencari resp-resep baru yang belum pernah dimasak. Menu baru juga akan menambah semangat anak untuk sahur. Hal ini karena mereka akan penasaran dengan rasa yang ada di menu tersebut. Namun untuk menghindari kesalahan, terus membuat dan mencoba kreasi menu ini sebelumnya agar rasanya tak mengecewakan.
Buat arisan menu sahur
Selain membuat kreasi menu, Anda juga dapat mencoba membuat arisan menu. Arisan menu ini bisa membuat sahur lebih seru. Buatlah semacam kocokan arisan yang berisi menu-menu kesukaan anak. Lalu minta anak untuk memilih satu menu sehari sebelumnya untuk dimasak pada saat sahur.
Aktivitas sederhana semacam ini dapat menambah keseruan saat sahur. Sehingga tidak hanya bersemangat untuk makan saja, rasa kantuk ataupun malas pada anak pun akan hilang. Pastinya mereka akan berharap untuk kertas yang keluar saat itu juga adalah menu yang diharapkan untuk menemani sahur. Sehingga keseruan pun akan tercipta.
Makan bersama-sama
Ajak seluruh keluarga untuk makan sahur bersama-sama agar anak lebih semangat. Semakin ramai suasana saat sahur akan membuat anak tidak mengantuk lagi. Banyaknya anggota keluarga yang ikut sahur juga akan membuat anak tidak meras sendirian karena ada teman untuk mengobrol. Tanyakan pula hal-hal yang seru seperti aktivitas apa yang akan dilakukan anak saat pagi harinya. Atau obrolan lain yang bisa membuat anak tetap bersemangat. Makan secara bersama-sama juga dapat menambah nafsu makan anak.
Itulah beberapa tips yang dapat dicoba untuk mengatasi anak yang malas makan sahur. Selamat mencoba!








