SOLO, MettaNEWS – Majelis Kesehatan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kartasura menggandeng akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Puskesmas Kartasura dalam pelatihan kader kesehatan untuk menghadapi tantangan penyakit kronis dan masalah kesehatan mental di wilayah Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Pelatihan bertajuk “Pelatihan Kader Aisyiyah dalam Upaya Screening dan Manajemen Kesehatan Mental pada Penyakit Kronis” ini digelar di Ruang Kuliah 1.2 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS, pada Minggu (29/6/2025).
Kegiatan diikuti 50 peserta dari unsur pengurus ranting dan cabang Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, serta Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) se-Kartasura.
Dosen Keperawatan UMS, Okti Sri Purwanti, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan bahwa pelatihan ini lahir dari keprihatinan atas tingginya kasus diabetes melitus (DM) di Kartasura, yang tercatat sebagai yang tertinggi di Kabupaten Sukoharjo. Ia menjelaskan bahwa DM, jantung, kanker, dan penyakit pernapasan kronis merupakan empat fokus utama WHO terkait penyakit tidak menular yang harus menjadi perhatian.
“Sebagai organisasi perempuan Islam yang besar, Aisyiyah Kartasura memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pelopor dalam penanganan kesehatan mental pada penyakit kronis di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat UMS, dengan pelaksanaan pada 29 Juni dan lanjutan pada 13 Juli 2025. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pemeriksaan kesehatan peserta, termasuk pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
– Materi pelatihan mencakup:
– Tugas Pokok dan Fungsi Kader Kesehatan oleh Sri Supami, S.KM. dari Puskesmas Kartasura.
– Pemahaman tentang Penyakit Kronis oleh Okti Sri Purwanti dan Tanjung Anitasari Indah K., S.KM., M.Kes.
– Deteksi Stres Menggunakan DASS-21 oleh Okti Sri Purwanti.
– Manajemen Gangguan Mental dan Strategi Koping oleh Wisnu Sri Hertinjung, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
– Teknik Relaksasi dan Brain Gym oleh Isnaini Herawati, S.Ft., Ftr., M.Sc
– Gizi untuk Pencegahan Gangguan Mental oleh Endang Nur Widiyaningsih, SST., M.Si.Med.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi pelatihan yang interaktif. Mereka aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman, terutama dalam menghadapi penderita penyakit kronis di lingkungannya masing-masing.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham bagaimana cara mendampingi warga yang menderita penyakit kronis, baik dari sisi fisik maupun mental,” ungkap salah satu peserta.
Acara ditutup dengan harapan agar para kader dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing.
Sinergi Aisyiyah, Puskesmas, dan UMS diharapkan mampu memperkuat jejaring kolaboratif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kartasura.







