SOLO, MettaNEWS – Usai meninjau Stadion Manahan sebagai lokasi konser Dewa All Star tanggal 29 Juli nanti, Ahamd Dhani, Virzha dan personel Dewa 19 bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, di kantornya Balai Kota Solo, Senin (17/7/2023).
Usai Ahmad Dhani bertemu Gibran, yang berlangsung sekira 1 jam itu, Dhani menyampaikan apa yang mereka bahas dengan Wali Kota Solo.
“Bagus, positif, progresif,” singkat Dhani.
Dhani juga membocorkan pesanan lagu dari Gibran.
“Ada, I Want to Break Free. Iya nho sebagai permintaan khusus nanti kami penuhi lah,” ungkap Dhani.
Terbilang cukup sering pentas di Solo, bahkan Dhani menyebut setahun ini sudah e kali pentas di Solo.
“Saya ga tahu kenapa sering banget pentas di Solo. Tanya EO nya ya. Saya kalau boleh mundur pengen mundur. Kasih waktu bernafas sebentar lah. Tapi ini dihajar terus,” jawabnya sambil tersenyum.
Namun Dhani yakin konser di Stadion Manahan ini akan jadi konser terbaik dan terbesar sepanjang sejarah Kota Solo.
“Bohemian Rapsody kita siapkan. Ini bukan hanya konser musik tapi seperti sirkus musik. Karena memainkan Bohemian Rapsodi itu susah. Saya yakin orang Solo belum pernh mendengarkan Bohemian Rapsodi kita mainkan secara live dengan baik dan benar. Sekarang Bohemian Rapsodi jadi repertoar Dewa 19,” paparnya.
Selain itu, Dhani menyebut alasan lain yakni baru kali ini ada kolaborasi musisi Indonesia dan Amerika.
“Ini juga atas izin beliau (Wali Kota Gibran) sehingga kita boleh main dalam stadion,” tuturnya.
Sementara itu terkait tokoh yang masuk dalam list undangan, Dhani mengungkapkan tidak mengundang Prabowo Subianto. Yang merupakan ketua umum Partai Gerindra tempat Ahmad Dhani bernaung.
“Ngundang Pak Prabowo? Tergantung Pak Gibran. Ya kalau datang berarti yang ngundang Pak Gibran. Kalau saya tidak undang. Kalau Mbak Puan sudah fix mau datang. Pak Ganjar kita undang, semua kita undang, Pak Erick Tohir, Rocky Gerung juga kita undang kan sahabat beliau (Gibran) juga,” kelakarnya dengan menunjuk Gibran.
Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengaku tidak punya kenangan dari lagu yang ia pesan.
“Ga ada kenangan apa-apa. Biasa aja juga,” singkatnya.
Gibran malah menyebutkan pertimbangan mengizinkan konser di Stadion Manahan.
“Sekali lagi sebelum pelantikan saya, pas masa kampanye saya bilang pemanfaatan lapangan bukan untuk sepak bola saja. Tapi juga lapangannya harus kita maksiimalkan penggunaanya. Untuk Muktamar juga dulu itu. Salah satunya untuk konser Dewa All Star. Ini dari EO nya all out, artisnya juga all out, pasti akan maksimal,” ungkapnya.







