SEMARANG, MettaNEWS – Kontingen tembak sasaran Kota Surakarta atau Solo meraih medali perunggu dari nomor 10 meter air pistol mixed team pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026. Pasangan Tiara Aprilia Maharani dan Muhammad Aslan Alifiansyah harus puas menempati peringkat ketiga setelah menghadapi lawan-lawan tangguh di babak final, Senin (26/10/2026).
Pertandingan yang berlangsung di lapangan tembak kompleks Stadion Jatidiri, Semarang, itu mempertemukan Solo dengan pasangan dari Kota Semarang dan Kabupaten Banyumas. Kedua kontingen tersebut diperkuat atlet berpengalaman yang pernah berkompetisi di level internasional.
Solo mengumpulkan 396,0 poin untuk menempati posisi ketiga. Sementara itu, Kabupaten Banyumas meraih perak dengan 465,4 poin, sedangkan Kota Semarang keluar sebagai juara dengan raihan 472,4 poin.
Pelatih tembak sasaran Kota Solo, Buyung Amran, mengapresiasi perjuangan Tiara dan Aslan yang mampu membawa pulang medali meski menghadapi persaingan berat.
“Alhamdulillah kami dapat peringkat ketiga dan perunggu. Mengingat lawan-lawannya berat, kita bangga meski bisa lebih baik lagi,” tutur Buyung.
Menurut Buyung, kekuatan lawan di babak final memang berada di atas atlet Solo. Salah satu atlet Kota Semarang yang tampil dalam nomor tersebut adalah Muhammad Iqbal Raia Prabowo, yang disebut baru saja meraih medali perak pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Sementara itu, pasangan Kabupaten Banyumas diperkuat atlet yang tercatat sebagai anggota pemusatan latihan nasional (pelatnas). Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Tiara dan Aslan, yang masih berada dalam tahap pengembangan prestasi di level daerah.
“Atlet kami (Kota Solo) masih level daerah, ada juga yang baru debut di Porprov Jateng. Tapi lawannya atlet internasional, kami bisa meraih peringkat ketiga sudah alhamdulillah,” imbuh Buyung.
Debut Aslan Berbuah Medali
Bagi Muhammad Aslan Alifiansyah, medali perunggu tersebut terasa istimewa karena menjadi pencapaian dalam debutnya di Porprov Jateng. Sebelumnya, atlet muda ini telah meraih medali emas pada Popda tingkat Kota Solo dan Jawa Tengah.
Kesempatan tampil di partai final memberinya pengalaman berharga, terutama saat harus bersaing dengan atlet-atlet yang memiliki jam terbang lebih tinggi.
Aslan mengaku bersyukur bisa membawa pulang medali pada keikutsertaan pertamanya di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Ia juga bertekad meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih giat.
“Alhamdulillah sangat bahagia dan bersyukur karena ini Porprov pertama bagi saya. Senang olahraga tembak ini karena dari kecil suka main tembak-tembakan. Setelah ini akan latihan lebih giat lagi,” tandasnya.
Meski belum meraih emas dari nomor 10 meter air pistol mixed team, hasil tersebut menjadi tambahan pengalaman bagi tim tembak sasaran Kota Solo. Buyung berharap Tiara dan Aslan dapat memanfaatkan pengalaman menghadapi atlet berlevel lebih tinggi untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.








