SOLO, Metta NEWS – Sungguh berat beban yang harus dipikul oleh Heru Djoewanto (78 tahun) seorang pria sepuh warga Sorogenen, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo. Di usianya yang sudah tak muda lagi, dia sendirian merawat istri dan adik istrinya yang sakit-sakitan dan anaknya yang depresi berat.
“Iya, memang begini kondisi saya. Sehari-hari untuk makan saja dibantu tetangga. Memang saya masih bisa kerja, saya ini pelatih olahraga pernapasan. Saya ke mana-mana masih bisa naik sepeda. Tapi karena pendengaran sudah agak berkurang, beberapa kali kecelakaan ditabrak sepeda motor,” paparnya saat menerima tim MettaCare, Kamis (14/4/2022) sore.
Beban berat terlihat dari kondisi rumah Heru yang begitu menyedihkan. Rumah yang dia bangun tahun 1998 dari hasil belasan tahun bekerja di toko emas di Semarang itu tampak kokoh. Namun, sangat tidak terawat. Sampah dan benda-benda tak jelas menumpuk di semua ruangan.

Untuk tidur pun, Heru dan istrinya, Rahayu Suharjo (72 tahun) tidur di kasur kumal yang digelar begitu saja di ruang makan. Satu kamar yang tertutup rapat, dipakai anaknya yang sudah beberapa tahun mengalami depresi.
Amel, seorang tetangga yang membantu tim MettaCare berkomunikasi dengan keluarga Heru, kemudian menunjuk sepasang kursi tamu dari bahan metal yang diletakkan berhadapan, dialasi beberapa lembar karton bekas.
“Nah, ini kemarin dipakai tidur adiknya bu Rahayu, namanya Liem Mie Tjuo. Usianya sekitar 66. Dia itu bergabung di rumah ini belum lama, kemarin atas inisiatif beberapa warga, dia dibawa ke Griya PMI untuk dirawat. Kami semua di kiri kanan sini memang memperhatikan keluarga ini karena kasihan,” ujar Amel.

Dari informasi yang dihimpun tim MettaCare, keluarga Heru membutuhkan bantuan logistik dan ranjang untuk mereka bisa beristirahat dengan lebih layak di rumah.
Seperti diungkapkan Kabag Pelayanan Sosial PMI kota Solo, dr Farida saat ditemui di Griya PMI. Dia membenarkan ada beberapa bantuan yang diperlukan keluarga Heru.
“Saat ini memang Ibu Liem Mie Tjuo kita rawat di sini. Namun, sesuai kebijakan PMI, karena dia punya keluarga dan rumah, maka tidak bisa seterusnya kami tampung di sini. Tentunya, harus dipersiapkan dulu segala sesuatunya di rumah. Tempat istirahatnya bagaimana, kalau ada bantuan logistik nanti siapa yang memasak, dan sebagainya. Saat ini tim kami tengah melakukan assessment untuk memastikan bantuan yang paling tepat untuk mereka,” paparnya.
Anda ingin membantu keluarga Heru? Bisa menghubungi MettaCare, dengan contact person Sabrina di nomor telepon 0896-8270-3137. Setiap bantuan Anda akan kami laporkan secara terbuka melalui media ini.









