Puluhan Warga Gowes “Sabtu Selow” Dukung Atlet Surakarta Menuju Porprov 2026, Targetkan Posisi Runner Up

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Puluhan warga mengikuti kegiatan bersepeda santai bertajuk “Sabtu Selow: Ajining Diri Dumunung Ono Ing Prestasi”, Sabtu (15/8/2026), sebagai bentuk dukungan moral bagi para atlet yang akan membawa nama Kota Solo di ajang olahraga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026

Kegiatan yang diinisiasi oleh KONI Kota Surakarta, Djaya Abadi Cycling Club, dan Karang Taruna Kota Surakarta itu diikuti sekitar 40 pesepeda. Turut hadir pula jajaran pengurus Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Surakarta.

Rute gowes dimulai dari Kantor KONI Kota Surakarta, melewati Pasar Nongko, kawasan Manahan, singgah di Loji Gandrung, dan berakhir di depan Balai Kota Surakarta. Selama perjalanan, para peserta terus mengampanyekan semangat dan dukungan bagi atlet Porprov Surakarta.

Suasana semakin hangat karena sejumlah peserta membawa anak-anak mereka untuk ikut bersepeda. Pemandangan tersebut menjadi simbol bahwa perjuangan para atlet tidak hanya milik insan olahraga, melainkan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kota Solo.

Rombongan pesepeda juga sempat singgah di rumah dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung, untuk berfoto bersama. Meski Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, belum sempat menemui rombongan karena agenda lain, dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta tetap mengalir penuh.

Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, mengatakan kegiatan spontan dari masyarakat tersebut menjadi energi tambahan bagi para atlet dan pengurus KONI dalam mempersiapkan kontingen menuju Porprov 2026.

“Kami sangat terharu dan bangga atas inisiatif luar biasa dari masyarakat. Dukungan spontanitas ini menjadi penyemangat tersendiri, khususnya bagi pengurus KONI, untuk terus bekerja keras mempersiapkan kontingen,” ujar Her.

Menurutnya, dukungan moral dari masyarakat memiliki arti besar dalam perjalanan para atlet menuju prestasi. Semangat warga diharapkan mampu mendorong para atlet untuk tampil maksimal dan meraih target yang telah ditetapkan.

“Dukungan seperti ini menjadi energi tambahan bagi atlet agar target-target yang sudah ditetapkan dapat diraih secara maksimal sehingga Kota Solo bisa keluar sebagai runner up pada Porprov 2026 mendatang,” katanya.

Her juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surakarta mendukung penuh kegiatan masyarakat tersebut. Bahkan, Wali Kota Surakarta berharap dapat meluangkan waktu untuk bersepeda bersama warga pada kesempatan berikutnya.

Koordinator Djaya Abadi Cycling Club, Johan Crive, menegaskan komunitasnya memberikan dukungan penuh kepada atlet Surakarta yang akan mulai bertanding pada 25 Oktober mendatang.

“Kami memberikan dukungan seratus persen kepada atlet Solo Raya yang mewakili Kota Surakarta. Semoga seluruh atlet dari 54 cabang olahraga diberikan kelancaran dan mampu membawa pulang medali emas,” kata Johan.

Selain memberikan dukungan kepada atlet, Johan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan harapan agar Kota Surakarta memiliki jalur sepeda khusus yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jalur sepeda yang baik akan semakin mendorong budaya bersepeda dan mendukung gaya hidup sehat di Kota Solo.

Dukungan serupa juga datang dari kalangan pemuda. Ketua Karang Taruna Kota Surakarta, Ikhsan, mengapresiasi antusiasme para pemuda yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami bangga karena pemuda Solo menunjukkan kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi terhadap para pahlawan olahraga Kota Surakarta,” ujarnya.

Ikhsan menjelaskan, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa doa, tetapi juga diwujudkan melalui publikasi dan kampanye di tingkat kelurahan agar seluruh masyarakat ikut memberikan semangat kepada para atlet.

“Kami bersama komunitas Djaya Abadi menyiapkan dukungan moril secara konkret dengan melakukan publikasi secara masif di tingkat kelurahan agar seluruh warga Solo turut mendoakan kesuksesan atlet-atlet kita,” katanya.

Sementara itu, dari sisi teknis cabang olahraga balap sepeda, pengurus Binpres ICF Kota Surakarta, Agus Ardianto, mengungkapkan Kota Solo akan memegang peran penting dalam penyelenggaraan Porprov 2026.

Agus menambahkan meskipun nomor road race, MTB, dan BMX akan digelar di Kabupaten Kendal, Kota Surakarta dipercaya menjadi tuan rumah untuk nomor track.

“Kota Solo dipercaya menjadi tuan rumah balap sepeda kategori track karena Velodrome Manahan menjadi satu-satunya venue di kawasan ini yang memenuhi standar perlombaan, lengkap dengan spesifikasi kemiringan dan lintasan sepanjang 333 meter,” jelas Agus.

Ia berharap doa dan dukungan masyarakat, termasuk komunitas sepeda di Surakarta, mampu menjadi motivasi bagi atlet balap sepeda untuk mengulang kesuksesan pada Porprov sebelumnya.

“Semoga dukungan dari masyarakat dan komunitas sepeda di Surakarta dapat membawa tim balap sepeda meraih hasil terbaik seperti pada Porprov sebelumnya,” ujarnya.

Kegiatan gowes “Sabtu Selow” membuktikan bahwa semangat olahraga bukan hanya milik atlet dan pengurus cabang olahraga, tetapi telah menjadi gerakan bersama masyarakat. Dengan dukungan moral yang kuat, Kota Surakarta optimistis mampu meraih prestasi terbaik dan bersaing di papan atas Porprov Jawa Tengah 2026.