SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 27 atlet panahan mengikuti seleksi degradasi yang digelar Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Surakarta untuk menentukan wakil daerah pada ajang PORPROV 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menyaring atlet terbaik dari berbagai divisi.
Seleksi dilakukan dalam dua tahap, yakni pada Mei dan Juni 2026, guna memastikan komposisi tim yang solid sebelum penutupan pendaftaran resmi.
Tiga divisi yang dipertandingkan meliputi standar nasional, compound, dan recurve, dengan total 10 tiket yang diperebutkan.
Para atlet menunjukkan semangat juang tinggi dalam setiap sesi pertandingan. Persaingan ketat terlihat di seluruh divisi, terutama dalam perebutan posisi inti tim yang akan bertanding di tingkat provinsi.
Ketua pelaksana, Idya Putra Harjianto, menyampaikan bahwa degradasi ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga evaluasi kemampuan atlet secara menyeluruh.
“Kami optimistis tim Panahan Surakarta mampu bersaing di PORPROV 2026 yang akan digelar di Kabupaten Kendal pada Oktober mendatang,” tegasnya.
Salah satu peserta, Ramy Naufal Al Dzaky, menyebut kompetisi kali ini berlangsung sengit.
“Setiap atlet dituntut tampil konsisten dan fokus untuk bisa lolos dan membawa nama Surakarta di ajang bergengsi PORPROV Oktober nanti,” pungkasnya.








