Bangun Atlet Berkelas Dunia, Wawali Astrid Minta Siswa SKO Utamakan Disiplin dan Pendidikan

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi. Pesan tersebut disampaikannya saat meninjau Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Surakarta, Rabu (5/8/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan pembinaan atlet muda di Kota Solo berjalan optimal.

Dalam kunjungannya, Astrid memantau langsung proses belajar mengajar sekaligus latihan para siswa. Ia juga berdialog dengan guru dan pelatih serta meninjau sejumlah fasilitas yang digunakan untuk mendukung pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.

Menurut Astrid, SKO Surakarta merupakan salah satu aset strategis Pemerintah Kota Surakarta dalam mencetak bibit atlet sejak usia dini. Melalui konsep pendidikan berbasis olahraga, sekolah tersebut memadukan pendidikan akademik dengan pembinaan prestasi sehingga mampu menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi.

“Solo memiliki aset yang sangat berharga melalui Sekolah Khusus Olahraga. Di sinilah pembibitan atlet-atlet muda dimulai sejak jenjang sekolah menengah pertama. SKO menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga di Kota Solo agar semakin kuat dan berkelanjutan,” ujar Astrid.

Saat ini SKO Surakarta membina atlet dari 12 cabang olahraga. Kehadiran sekolah tersebut dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Solo, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan itu, Astrid juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik dan teknik bertanding. Menurutnya, kesuksesan seorang atlet ditentukan pula oleh karakter, tanggung jawab, dan kedisiplinan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk menjadi orang sukses, hal pertama yang dibutuhkan adalah disiplin. Kalian telah diberi titipan berupa bakat, kemampuan, dan kesempatan untuk belajar. Ketiganya harus dibangun dari diri sendiri dengan kesadaran dan tanggung jawab,” pesannya.

Astrid mengingatkan bahwa disiplin harus tercermin dalam setiap tindakan, termasuk ketika menghormati lagu kebangsaan Indonesia Raya. Baginya, sikap tersebut merupakan bentuk nasionalisme yang wajib dimiliki setiap atlet yang kelak membawa nama daerah maupun bangsa di berbagai ajang kompetisi.

Selain mengejar prestasi olahraga, Astrid juga meminta para siswa menjaga keseimbangan antara latihan, pendidikan, ibadah, serta menghormati orang tua dan guru. Ia menilai atlet yang sukses bukan hanya mereka yang mampu meraih medali, tetapi juga memiliki integritas dan kepribadian yang baik.

“Atlet yang hebat bukan hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Astrid berharap sinergi antara sektor pendidikan dan olahraga di Kota Solo terus diperkuat. Menurutnya, pendidikan berbasis olahraga menjadi sarana penting untuk mengembangkan bakat sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.

“Kami berharap dukungan antara sektor pendidikan dan olahraga dapat terus bersinergi. Pendidikan berbasis olahraga perlu terus dioptimalkan sebagai sarana mengasah bakat sekaligus membentuk karakter atlet yang disiplin, berintegritas, dan siap membawa nama baik Kota Surakarta maupun Indonesia,” pungkasnya.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan di SKO Surakarta, Pemerintah Kota Surakarta berharap lahir lebih banyak atlet muda berbakat yang tidak hanya mampu mengukir prestasi di arena pertandingan, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui karakter, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme yang kuat.